Lifestyle / Komunitas
Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB
Hari Kebangkitan Nasional (pexels/Ruly Nurul Ihsan)
Baca 10 detik
  • Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei.
  • Hari Kebangkitan Nasional mengenang berdirinya organisasi Boedi Oetomo di Jakarta tahun 1908.
  • Berdasarkan Keppres Nomor 316 Tahun 1959, peringatan ini tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional maupun cuti bersama.

Suara.com - Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei merupakan salah satu hari bersejarah penting di Indonesia.

Namun, pertanyaan yang sering muncul di masyarakat adalah: Apakah Hari Kebangkitan Nasional libur nasional?

Jawabannya adalah tidak. Hari Kebangkitan Nasional bukan hari libur nasional dan bukan pula cuti bersama. Pada tanggal 20 Mei, aktivitas masyarakat, perkantoran, sekolah, dan instansi pemerintah tetap berjalan seperti biasa.

Dasar Hukum Hari Kebangkitan Nasional

Status ini telah diatur secara jelas sejak lama melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Dalam keppres tersebut, Hari Kebangkitan Nasional termasuk dalam kategori hari nasional yang diperingati, tetapi tidak diliburkan.

Ketentuan ini terus diperkuat setiap tahun melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama. Baik pada tahun 2025 maupun 2026, tanggal 20 Mei tidak masuk dalam daftar tanggal merah.

Latar Belakang Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

Hari Kebangkitan Nasional memperingati berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 oleh para pelajar dan mahasiswa di STOVIA Jakarta.

Baca Juga: Apakah Jumat 15 Mei 2026 Libur? Ini Keputusan Resmi Pemerintah Soal Cuti Bersama

Tokoh utamanya antara lain dr. Wahidin Sudirohusodo dan dr. Soetomo. Organisasi ini menjadi simbol awal kebangkitan nasionalisme Indonesia melawan penjajahan.

Kebangkitan tahun 1908 ini membuka jalan bagi lahirnya berbagai organisasi pergerakan lainnya dan akhirnya memuncak pada Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Oleh karena itu, 20 Mei menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan perjuangan bangsa sudah dimulai sejak awal abad ke-20.

Cara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional

Meski bukan hari libur, pemerintah dan masyarakat tetap memperingatinya melalui:

  1. Upacara bendera di instansi pemerintah, sekolah, dan kantor
  2. Seminar sejarah, lomba pidato, dan kegiatan edukasi
  3. Kegiatan sosial dan kampanye semangat kebangsaan di media sosial (#HariKebangkitanNasional)

Banyak perusahaan dan sekolah tetap melaksanakan kegiatan peringatan di pagi hari sebelum atau di sela aktivitas kerja/belajar.

Load More