Lifestyle / Komunitas
Rabu, 13 Mei 2026 | 11:38 WIB
Saat Karya Seni, Tata Ruang, dan Alam Menyatu dalam Pengalaman yang Imersif (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Pameran seni Art Jakarta Gardens 2026 berlangsung di Hutan Kota Plataran pada 5 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
  • Acara ini menggabungkan area dalam dan luar ruangan untuk menciptakan suasana pameran yang lebih santai serta interaktif.
  • Taco menghadirkan elemen visual inovatif dan aktivitas digital untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dalam menikmati karya seni tersebut.

Suara.com - Di tengah suasana rindang Hutan Kota Plataran, gelaran Art Jakarta Gardens 2026 kembali menghadirkan pengalaman menikmati seni dengan nuansa yang berbeda. 

Tidak hanya menghadirkan karya-karya dari berbagai galeri dan seniman, pameran yang berlangsung pada 5–10 Mei 2026 ini juga menawarkan pengalaman ruang yang terasa lebih dekat, santai, dan interaktif.

Berbeda dengan pameran seni konvensional yang identik dengan ruang tertutup, Art Jakarta Gardens menggabungkan area indoor dan outdoor sehingga pengunjung bisa menikmati karya sambil berjalan di tengah suasana hijau terbuka. 

Perpaduan ini membuat pengalaman melihat karya seni terasa lebih cair dan tidak kaku. Tahun ini, unsur ruang dan tata visual menjadi salah satu hal yang cukup menonjol. 

Area pameran dirancang tidak sekadar menjadi tempat memajang karya, tetapi juga membangun alur perjalanan pengunjung sejak pertama datang hingga menjelajahi tiap sudut pameran.

Salah satu yang turut kembali terlibat adalah Taco, yang telah menjadi bagian dari Art Jakarta sejak 2019. Kehadirannya kali ini lebih banyak terlihat melalui elemen-elemen ruang yang menyatu dengan keseluruhan atmosfer pameran.

Beberapa area display menggunakan pendekatan visual dengan karakter Neo Eclectic yang tampil berani lewat permainan tekstur dan pola. 

Sementara area entrance dibuat lebih hangat dan cerah dengan sentuhan warna-warna bergaya Retro Summer yang langsung memberi kesan segar ketika pengunjung memasuki area pameran.

Chief Marketing Officer Anastasia Tirtabudi mengatakan bahwa keterlibatan mereka di Art Jakarta Gardens bukan hanya soal menghadirkan material, tetapi juga tentang bagaimana ruang bisa membentuk pengalaman pengunjung.

Baca Juga: Saat AI Merasuki Dunia Seni: Sineas dan Seniman di Ambang Kehilangan Diri

“Kehadiran kami di Art Jakarta Gardens 2026 mencerminkan cara kami melihat inovasi, untuk menciptakan pengalaman yang lebih kaya dan relevan. Kami percaya material memiliki peran penting dalam menghubungkan fungsi, estetika, dan interaksi manusia dengan ruang,” ujar Anastasia.

Hal serupa juga disampaikan Direktur Artistik Enin Supriyanto. Menurutnya, pendekatan ruang yang eksploratif menjadi bagian penting dalam pengalaman menikmati seni di Art Jakarta Gardens.

“Kemitraan ini yang telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir memungkinkan kami mengembangkan pendekatan yang lebih eksploratif dalam merancang ruang dan pengalaman di Art Jakarta Gardens,” kata Enin.

Tak hanya menikmati karya seni, pengunjung juga diajak berinteraksi lewat aktivasi digital bertajuk “Taco Spotted”. Program ini mengajak pengunjung menemukan berbagai elemen visual di area pameran dan membagikan momen mereka melalui media sosial.

Dengan suasana terbuka, tata ruang yang lebih hidup, dan interaksi yang terasa lebih dekat, Art Jakarta Gardens 2026 kembali menunjukkan bahwa menikmati seni tidak selalu harus terasa formal. 

Load More