- Karen Hertatum mengungkap pengalaman pahitnya menjadi korban KDRT oleh Dede Sunandar .
- Karen sudah menjadi korban KDRT Dede Sunandar selama 12 tahun pernikahan.
- Pengakuan tersebut disampaikan Karen melalui podcast Dilan No Filter pada Mei 2026.
Suara.com - Karen Hertatum, istri Dede Sunandar, menjadi sorotan publik setelah berani membongkar pengalaman pahitnya sebagai korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Perempuan asal Bogor ini telah mendampingi Dede selama 12 tahun pernikahan, namun di balik itu tersimpan derita yang akhirnya ia ungkap dalam sebuah podcast.
Kisahnya menyentuh banyak hati, sekaligus menjadi pengingat penting tentang masalah KDRT yang sering tersembunyi di balik kehidupan rumah tangga selebriti. Seperti apa profil Karen Hertatum?
Profil Karen Hertatum
Karen Hertatum lahir pada Januari 1996 di Bogor, Jawa Barat.
Kini berusia sekitar 30 tahun, ia dikenal sebagai perempuan sederhana, cantik, dan setia. Penampilannya sering dipuji mirip model, meski ia lebih memilih menjalani peran sebagai ibu rumah tangga dan pengusaha kecil di bidang jasa dekorasi atau party planner.
Karen menikah dengan Dede Sunandar pada 21 Oktober 2014 di Ciamis. Pernikahan mereka digelar dengan maskawin 10 gram emas dan seperangkat alat sholat.
Sebelumnya, Dede pernah menikah singkat, sementara Karen menjadi pasangan keduanya.
Pasangan ini dikaruniai tiga anak: Arjuna Raya Sunandar (anak sulung), Ladz'an Syafiq Sunandar (yang mengidap Sindrom Williams, kondisi langka), dan Rabi'a Aofha Zaenab.
Karen sering terlihat aktif mengurus anak-anaknya, terutama mendampingi Ladz'an yang membutuhkan perhatian khusus.
Baca Juga: Profil Dede Sunandar yang KDRT hingga Selingkuhi Karen Hertatum
Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai sosok pendukung setia di balik karier Dede, dari masa sulit hingga sukses sebagai pelawak dan entertainer.
Kasus KDRT yang Dialami Karen Hertatum
Pada Mei 2026, Karen membuka suara dalam podcast Dilan No Filter yang dibawakan Dilan Janiyar. Dengan air mata berlinang, ia menceritakan pengalaman KDRT yang dialaminya.
Menurut pengakuannya, kekerasan fisik sudah terjadi sejak awal pernikahan, termasuk setelah melahirkan anak pertama.
Ia mengklaim sering dihajar habis-habisan, dijambak, dan ditarik hanya karena alasan sepele seperti bermain game online setelah menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.
Lebih tragis lagi, anak sulungnya pernah ikut menjadi korban saat mencoba melindungi ibunya, hingga bibirnya berdarah akibat tonjokan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai
-
Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif