- Wingstop Indonesia meluncurkan varian menu Golden Glitch pada 7 Mei 2026 sebagai bentuk apresiasi diri bagi konsumen.
- Konsep Golden Glitch menawarkan cita rasa gurih yang tersedia pada menu ayam serta berbagai pilihan makanan pendamping.
- Inovasi rasa ini bertujuan memberikan pengalaman emosional positif untuk melepas penat di tengah kesibukan masyarakat urban modern.
Suara.com - Ayam goreng tepung seolah menjadi makanan yang tidak pernah kehilangan penggemar. Di tengah menjamurnya berbagai tren kuliner modern, menu sederhana dengan balutan tepung renyah ini tetap menjadi pilihan nyaman bagi banyak orang, baik untuk makan siang cepat, teman lembur, hingga “hadiah kecil” setelah hari yang melelahkan.
Bukan tanpa alasan. Perpaduan tekstur crispy, daging ayam yang juicy, serta racikan bumbu yang terus berkembang membuat ayam goreng selalu terasa relevan di berbagai generasi. Kini, inovasi tidak lagi hanya bermain pada tingkat kepedasan, tetapi juga pada pengalaman rasa dan konsep yang lebih dekat dengan keseharian konsumen.
Fenomena tersebut terlihat dari hadirnya varian rasa terbaru Golden Glitch yang diluncurkan Wingstop Indonesia sejak 7 Mei 2026. Varian ini hadir dengan pendekatan yang cukup menarik karena tidak sekadar menawarkan rasa baru, tetapi juga mengangkat konsep self-reward yang dekat dengan gaya hidup masyarakat urban saat ini.
Istilah “glitch” yang digunakan merujuk pada gangguan-gangguan kecil dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rutinitas yang padat, tekanan pekerjaan, hingga rasa lelah setelah beraktivitas. Konsep tersebut kemudian diterjemahkan menjadi “golden moment”, yakni momen sederhana untuk menikmati makanan favorit sebagai bentuk apresiasi diri.
Direktur Wingstop Indonesia, Gustain Syakie, mengatakan bahwa makanan kini bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman emosional yang menyertainya.
“Melalui Golden Glitch, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar varian rasa baru. Ini adalah representasi bagaimana makanan dapat menjadi bentuk self-reward, sebuah momen kecil yang mampu memberikan energi dan semangat baru setelah menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Gustain Syakie.
Konsep comfort food sendiri memang terus berkembang. Jika dahulu identik dengan masakan rumahan hangat, kini ayam goreng dengan berbagai pilihan bumbu modern juga masuk dalam kategori makanan yang dianggap mampu memperbaiki suasana hati.
Sensasi gurih dan renyah sering kali menjadi kombinasi sederhana yang dicari banyak orang untuk melepas penat. Menariknya, inovasi rasa pada ayam goreng kini juga semakin luas diaplikasikan ke berbagai menu.
Golden Glitch misalnya, tidak hanya tersedia pada menu ayam seperti Crunchy Wings, Classic Wings, Boneless, Chicken Tender, dan Wingstop Chicken, tetapi juga hadir pada menu pendamping seperti Skin on Fries hingga Mushroom Fritters.
Baca Juga: Starbucks dan Harry Potter Bersatu! Rasakan Keajaiban Bubble Meledak Ala Honeydukes di Menu Baru Ini
Karakter rasa gurih yang kuat menjadi salah satu ciri utama yang coba dihadirkan dalam varian ini. Tren rasa seperti ini memang sedang populer karena dianggap cocok dengan preferensi konsumen Indonesia yang menyukai rasa savory dan cenderung “nagih”.
Selain rasa, faktor harga dan kemudahan akses juga menjadi bagian penting dalam perkembangan tren ayam goreng modern. Saat ini banyak restoran menghadirkan paket hemat serta layanan dine-in, takeaway, hingga delivery agar makanan favorit tetap mudah dinikmati kapan saja.
Di tengah banyaknya pilihan makanan kekinian, ayam goreng tepung tetap bertahan sebagai comfort food yang sulit tergantikan. Inovasi rasa yang terus berkembang membuat menu ini tidak lagi sekadar makanan cepat saji, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang mencari kenyamanan lewat pengalaman kuliner sederhana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana