- Alyssa Daguise dan Steffi Zamora membagikan momen ASI berwarna kuning yang menarik perhatian.
- Unggahan tersebut memicu pertanyaan netizen soal normal atau tidaknya warna ASI.
- Topik ini berkaitan dengan kondisi kesehatan ibu dan manfaat ASI bagi bayi.
Namun, jika warna ASI berubah drastis disertai bau tidak biasa, nyeri payudara, atau bayi mengalami gangguan kesehatan, ibu disarankan berkonsultasi dengan dokter atau konselor laktasi.
Selain Kuning, Ini Warna ASI yang Bagus untuk Bayi
Warna ASI bisa berbeda-beda pada setiap ibu menyusui dan umumnya masih tergolong normal selama bayi tetap sehat serta tumbuh dengan baik.
Perubahan warna ASI biasanya dipengaruhi oleh kandungan lemak, fase menyusui, makanan yang dikonsumsi ibu, hingga proses penyimpanan ASI perah.
Selain kuning, ini beberapa warna ASI yang bagus untuk bayi, melansir Alodokter dan beragam sumber resmi lain:
1. Putih Kekuningan
Warna putih kekuningan merupakan warna ASI yang paling umum ditemukan setelah masa kolostrum. Warna ini menandakan ASI mengandung lemak dan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bayi.
2. Putih Kebiruan
ASI berwarna putih kebiruan biasanya muncul pada foremilk atau ASI awal saat menyusui. Kandungan air pada ASI jenis ini lebih tinggi sehingga membantu memenuhi kebutuhan cairan bayi.
3. Putih Krem
Baca Juga: Alyssa Daguise Geram Ibu Melahirkan Normal Dikatai Pick Me: Emangnya Nggak Boleh Bangga?
Warna putih krem umumnya muncul pada hindmilk atau ASI akhir yang keluar di akhir sesi menyusui. Jenis ASI ini mengandung lebih banyak lemak sehingga penting untuk membantu bayi merasa kenyang dan menambah berat badan.
4. Sedikit Kehijauan
ASI juga dapat tampak sedikit kehijauan dan kondisi ini masih tergolong normal. Warna tersebut biasanya dipengaruhi oleh makanan berwarna hijau yang dikonsumsi ibu, seperti bayam, daun katuk, atau sayuran hijau lainnya.
5. Putih Agak Kecokelatan setelah Disimpan
ASI perah yang disimpan di kulkas atau freezer terkadang berubah menjadi putih agak kecokelatan setelah dicairkan. Perubahan warna ini umumnya normal karena adanya pemisahan kandungan lemak selama proses penyimpanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet
-
Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih
-
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas
-
Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya
-
Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo