Lifestyle / Female
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB
Ilustrasi ASI warna kuning. (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Alyssa Daguise dan Steffi Zamora membagikan momen ASI berwarna kuning yang menarik perhatian.
  • Unggahan tersebut memicu pertanyaan netizen soal normal atau tidaknya warna ASI.
  • Topik ini berkaitan dengan kondisi kesehatan ibu dan manfaat ASI bagi bayi.

Suara.com - Alyssa Daguise dan Steffi Zamora tengah menikmati peran baru sebagai ibu. Keduanya pun kerap membagikan pengalaman mengasuh anak di media sosial.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika mereka mengunggah potret ASI (Air Susu Ibu) berwarna kuning. Unggahan tersebut langsung memicu rasa penasaran netizen dan menjadi bahan perbincangan.

Banyak yang kemudian bertanya-tanya apakah ASI warna kuning termasuk normal atau justru perlu diwaspadai. Tak sedikit pula yang mengaitkannya dengan kondisi kesehatan ibu dan bayi.

Lantas, ASI warna kuning artinya apa dan apakah kondisi ini baik untuk bayi? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini berdasarkan informasi medis yang perlu diketahui para ibu.

ASI Warna Kuning Artinya Apa?

ASI yang berwarna kuning sering membuat sebagian ibu menyusui merasa khawatir.

Padahal, warna ASI kuning umumnya merupakan kondisi normal dan justru menandakan kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi.

Melansir laman ayosehat.kemkes.go.id, warna kuning keemasan pada ASI biasanya menandakan kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi setelah persalinan (2 sampai 6 bulan).

Kolostrum memiliki tekstur lebih kental dan kaya akan protein, antibodi, serta nutrisi penting untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi yang baru lahir.

Kolostrum umumnya mulai diproduksi sejak trimester kedua kehamilan dan keluar pada hari-hari pertama setelah bayi lahir.

Baca Juga: Alyssa Daguise Geram Ibu Melahirkan Normal Dikatai Pick Me: Emangnya Nggak Boleh Bangga?

ASI jenis ini sering disebut sebagai "vaksin alami" pertama bagi bayi karena kandungan antibodinya sangat tinggi untuk melindungi tubuh bayi dari infeksi.

Selain karena kolostrum, warna ASI juga bisa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu menyusui.

Makanan dengan pigmen kuning atau oranye seperti wortel, labu, ubi, dan kunyit dapat membuat ASI tampak lebih kekuningan akibat kandungan beta-karoten yang masuk ke dalam ASI.

ASI yang disimpan di lemari pendingin atau freezer juga dapat terlihat lebih kuning dibanding ASI segar.

Kondisi ini terjadi karena lapisan lemak ASI terpisah dan mengapung di bagian atas sehingga warna kuning tampak lebih jelas setelah ASI dicairkan.

Secara umum, ASI berwarna kuning bukan tanda bahaya selama bayi tetap aktif, menyusu dengan baik, dan tumbuh sesuai usianya.

Load More