- Navaswara menggelar festival storytelling Suara Nusantara di Pendopo Gubernur Banten pada Minggu, 17 Mei 2026 mendatang.
- Sebanyak 500 peserta dari berbagai kategori berkompetisi untuk melestarikan budaya tutur serta menanamkan nilai moral bangsa.
- Kegiatan ini bertujuan melatih kepercayaan diri generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
“Partisipasi masyarakat sangat tinggi. Kegiatan seperti ini bukan hanya melestarikan budaya, tetapi juga mampu menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal,” katanya.
Cahaya turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap penyelenggaraan festival tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Banten. Tanpa dukungan tersebut, acara ini tidak mungkin dapat terselenggara dengan baik,” kata Cahaya.
Festival Suara Nusantara sendiri dirancang sebagai gerakan literasi budaya yang akan menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Setelah Banten, Navaswara telah menetapkan Jawa Barat sebagai lokasi berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
“Suara Nusantara pasti akan menjadi agenda rutin. Setelah Banten, kami akan melanjutkan ke Jawa Barat. Kami juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat mengenai daerah-daerah lain yang ingin menjadi tuan rumah berikutnya,” jelas Cahaya.
Festival ini terbagi dalam empat kategori, yakni Benih Nusantara untuk tingkat SD/MI, Tunas Nusantara untuk SMP/MTs, Kuntum Nusantara untuk SMA/SMK, serta Ranting Nusantara bagi mahasiswa dan peserta umum.
Suara Nusantara diharapkan terus berkembang menjadi gerakan nasional yang menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap cerita rakyat dan warisan budaya Indonesia.
“Cerita rakyat bukan sekadar kisah masa lalu. Di dalamnya terdapat nilai moral, keberanian, dan identitas bangsa. Tugas kita adalah memastikan warisan ini tetap hidup dan relevan bagi generasi masa depan,” tutup Cahaya.
Baca Juga: YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut