- Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan pelemahan rupiah memberi dampak positif bagi sektor pertanian dan meningkatkan nilai ekspor komoditas.
- Data BPS mencatat kenaikan ekspor pertanian mencapai Rp166 triliun, yang menjadi dasar pandangan makro Presiden Prabowo terkait masyarakat desa.
- Amran mengakui fluktuasi mata uang tetap menekan komoditas pangan impor seperti bawang putih, kedelai, dan daging sapi nasional.
Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman buka suara usai heboh pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut orang desa tidak pakai dolar.
Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, dilansir Rabu (20/5/2026), Amran menyebut bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak sepenuhnya berdampak buruk.
Menurutnya, kondisi tersebut justru memberi keuntungan bagi sektor pertanian. Terlebih pada petani yang terlibat dalam komoditas ekspor.
Ia menyebut kenaikan ekspor pertanian bahkan menembus ratusan triliun rupiah berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS).
"Nah hasilnya ini. Ini kesimpulan aja ini, naik Rp166 triliun. Ini ekspor pertanian dan ini data BPS," terangnya.
Menurut Amran, kondisi tersebut sekaligus menjelaskan maksud pernyataan Presiden Prabowo yang sebelumnya menyebut masyarakat desa tidak pakai dolar AS. Menurutnya sang presiden melihat dari sisi makro.
"Inilah yang dimaksud Bapak Presiden bahwa ada dampaknya iya, tetapi dampak positifnya, di desa khususnya, di desa kan petani kan? Dampak positifnya jauh lebih tinggi," ujarnya.
Kendati demikian, Amran mengakui pelemahan rupiah tetap memberi tekanan pada sejumlah komoditas pangan yang bergantung pada impor, contohnya bawang putih, kedelai, dan daging sapi.
Penjelasan Amran kemudian ramai di media sosial dan mengundang pro dan kontra. Tak sedikit yang menilai penjelasannya tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
Baca Juga: Rupiah Lemah, Purbaya Akui 'Terpaksa' Turun Tangan lewat Pasar Obligasi
Setelah mendengar penjelasannya soal pengaruh pelemahan rupiah dan efeknya pada masyarakat desa, mungkin ada yang penasaran dengan rekam jejak pendidikan Amran.
Tercatat Amran merupakan lulusan Universitas Hasanuddin Makassar dengan jurusan Ilmu Pertanian. Ia memperoleh gelar sarjana pada tahun 1993.
Selesai sarjana, Ia melanjutkan ke jenjang pendidikan hingga memperoleh gelar master dan pascasarjana di universitas yang sama.
Masing-masing pada tahun 2003 dan 2012 dengan IPK maksimal. Amran juga tercatat sebagai dosen di Universitas Hasanuddin.
Setelah lulus, Sulaiman memilih bekerja di PT Perkebunan Nusantara XIV. Memulai karier sebagai kepala operasi lapangan di sebuah pabrik gula pada tahun 1994, kariernya berkembang pesat hingga menjabat kepala logistik.
Setelah 15 tahun bekerja, ia mendirikan bisnisnya sendiri dengan patennya atas racun tikus Tiran.
Bisnis tersebut berkembang pesat, mencakup 10 perusahaan dengan pendapatan tahunan gabungan mendekati USD1 miliar pada tahun 2014.
Sebagai informasi, Amran juga menjadi Mentan di era Presiden Joko Widodo. Ia dilantik pada 26 Oktober 2014 dan digantikan Syahrul Yasin Limpo pada Oktober 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jejak Timur dalam Aroma Modern, Ketika Tradisi dan Inovasi Bertemu dalam Sebotol Parfum
-
Beda Kekayaan Taylor Swift dan Travis Kelce yang Menikah, Bak Gajah dan Semut
-
4 Bedak Padat yang Diklaim Tahan Lama 12 Jam, Bikin Makeup Flawless dan Bebas Kilap
-
Update Harga Emas Antam, SMG Gold, UBS dan Galeri24 Hari Ini: Mana Paling Murah?
-
Promo Indomaret Hemat Minggu Ini hingga 8 Juli 2026, Susu dan Detergen Banting Harga
-
Kenapa Anak Krakatau Bisa Muncul? Ini Sejarah dari Letusan Gunung Krakatau
-
5 Serum di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam, Ampuh Mencerahkan Wajah Menurut Review
-
Dari Running ke Gym Tanpa Ganti Alas Kaki, Kenalan dengan Ortuseight Hyperfit
-
5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Melihat Sisi Lain Kota Pesisir, Menyusuri Jakarta dari Mata Perempuan Muara Angke,