- Fengshui menyarankan rumah menghadap arah Selatan, Utara, atau Timur untuk mendukung aliran energi positif.
- Pintu utama yang lapang, terang, serta bersih menjadi faktor kunci agar energi rezeki dapat masuk ke dalam rumah.
- Tata letak interior, dapur, dan area taman harus diatur secara strategis guna memastikan sirkulasi energi tetap lancar terjaga.
Suara.com - Memilih rumah bukan hanya soal desain dan harga, tapi juga energi yang mengalir di dalamnya.
Dalam Fengshui, rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan wadah energi yang memengaruhi aliran rezeki, kesehatan, dan keharmonisan penghuninya.
Banyak yang bertanya, rumah yang bagus itu menghadap ke mana? Jawabannya tergantung letak lingkungan, tetapi ada prinsip yang bisa dijadikan panduan agar rumah menjadi magnet rezeki.
Banyak orang percaya bahwa rumah yang “pembawa rezeki” mampu mendukung kestabilan finansial, kesehatan, dan keharmonisan keluarga.
Lantas, rumah yang bagus itu menghadap ke mana?
Menurut Fengshui, orientasi rumah yang ideal biasanya menghadap ke arah Selatan atau Utara. Arah Selatan melambangkan cahaya, kehangatan, dan kemakmuran (elemen Api yang kuat), sementara Utara dikaitkan dengan elemen air yang mendukung ketenangan untuk pertumbuhan kekayaan dan peluang bisnis.
Rumah yang menghadap Timur juga bagus untuk mereka yang ingin rezeki datang secara bertahap dan stabil, karena pencahayaan bagus serta melambangkan matahari terbit dan energi baru setiap hari.
Namun, arah hadap hanyalah satu bagian. Berikut ciri-ciri rumah pembawa rezeki menurut Fengshui.
1. Pintu Depan yang Lapang dan Terang
Baca Juga: 6 Warna Pintu Rumah yang Bawa Hoki Menurut Fengshui, Bisa Mendatangkan Rezeki
Pintu merupakan gerbang utama rumah yang menelan qi (energi). Rumah pembawa rezeki memiliki pintu depan yang lebar, tidak terhalang pohon besar, tiang listrik, atau tembok langsung di depannya. Cahaya matahari pagi yang masuk ke ruang tamu menjadi pertanda baik.
2. Aliran Qi yang Lancar
Tata letak interior harus mengalir mulus. Lorong panjang lurus yang langsung menembus belakang rumah (jarum lurus) justru membuang rezeki. Sebaiknya ada elemen pembelok seperti tanaman, rak, atau partisi yang lembut.
3. Dapur dan Kamar Tidur Utama di Posisi Strategis
Dapur sebaiknya berada di area Tenggara atau Selatan rumah. Kamar tidur utama idealnya tidak berada tepat di bawah balok besar atau di ujung tangga, agar penghuni tetap tenang dan produktif.
4. Taman atau Halaman Depan yang Hijau
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz 2026: Hemat Liburan dengan Promo Hotel & Kuliner dari BRImo
-
5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!
-
Perbedaan Lip Tint dan Lip Gloss, Mana yang Paling Tahan Lama di Bibir?
-
5 Pengalaman Epik di Morotai yang Akan Membuat Liburan Anda Tak Terlupakan
-
Direkomendasikan Dokter Estetika, Ini Jenis Sunscreen yang Pas untuk Wajah dengan Flek Hitam
-
Flek Hitam Susah Hilang? Dokter Estetika Rekomendasikan Serum Ampuh Atasi Hiperpigmentasi
-
Tren Baru Generasi Urban: Jadikan Rumah Tempat Healing dan Isi Ulang Energi
-
Sepeda MTB untuk Apa? Kenali Fungsi dan Cara Memilih yang Tepat Sebelum Membeli
-
5 Tips Menata Dapur Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar dan Energi Positif Mengalir
-
Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna