- Aftermyskin merilis sabun berbahan alpha arbutin untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk pencerah kulit yang aman digunakan sehari-hari.
- Andhita Irianto menyatakan pemilihan bahan aktif tersebut bertujuan memberikan hasil nyata bagi konsumen yang lebih kritis dan selektif.
- Inovasi produk tersebut berhasil membawa Aftermyskin meraih penghargaan Top Innovation Choice Award pada tahun 2026 atas keberhasilan mereka.
Suara.com - Tren perawatan kulit tubuh terus mengalami perubahan. Jika dulu banyak konsumen tergoda produk dengan klaim instan, kini masyarakat justru semakin selektif memilih kandungan yang dinilai aman, efektif, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. Salah satu bahan aktif yang belakangan semakin banyak diminati adalah alpha arbutin.
Bahan aktif ini dikenal sebagai salah satu kandungan brightening yang bekerja lebih lembut dibanding sejumlah bahan pencerah lain. Alpha arbutin membantu menyamarkan warna kulit tidak merata secara bertahap tanpa memberikan risiko iritasi berlebih, sehingga cocok digunakan dalam rutinitas harian.
Fenomena tersebut juga dilihat oleh brand bodycare Aftermyskin yang menghadirkan inovasi Alpha Arbutin Brightening Soap. Produk ini dirancang untuk mengubah rutinitas mandi menjadi bagian dari perawatan kulit sehari-hari yang praktis namun tetap efektif.
Owner PT Mega Irianto Indonesia, Andhita Irianto, mengatakan perubahan perilaku konsumen menjadi alasan utama lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, konsumen kini lebih memahami kebutuhan kulit dan tidak lagi mudah percaya pada klaim berlebihan.
“Aftermyskin melihat adanya perubahan perilaku konsumen yang kini lebih kritis dan sadar akan kebutuhan kulitnya. Konsumen tidak lagi hanya tergiur klaim instan, tetapi mencari produk yang memberikan hasil nyata dan terasa di kulit,” ujar Andhita.
Menurutnya, pemilihan alpha arbutin bukan tanpa alasan. Kandungan tersebut dinilai lebih stabil dan nyaman digunakan secara rutin pada area tubuh.
“Alpha arbutin dipilih karena kemampuannya membantu mencerahkan kulit secara bertahap dengan cara yang lebih lembut. Dibandingkan bahan brightening lain, alpha arbutin bekerja lebih stabil dan minim risiko iritasi, sehingga cocok untuk penggunaan rutin pada area tubuh,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada efektivitas produk, Aftermyskin juga menekankan pentingnya edukasi konsumen dalam penggunaan produk perawatan kulit. Menurut Andhita, pemahaman mengenai proses brightening yang realistis menjadi kunci agar konsumen mendapatkan hasil optimal tanpa ekspektasi berlebihan.
“Aftermyskin percaya bahwa konsumen yang paham akan cara kerja bahan aktif, proses brightening yang realistis, serta pentingnya konsistensi penggunaan akan mendapatkan hasil yang lebih optimal tanpa ekspektasi yang berlebihan,” katanya.
Baca Juga: Jika Dipakai Setiap Hari, Apakah Sunscreen Bisa Bikin Wajah Glowing?
Di tengah persaingan industri kecantikan yang semakin kompetitif, inovasi memang menjadi faktor penting agar sebuah brand tetap relevan. Selain memperkuat kanal digital melalui e-commerce dan social commerce, Aftermyskin juga terus membangun komunitas pengguna sebagai bagian dari strategi pertumbuhan brand.
Komitmen tersebut mengantarkan brand bodycare yang berdiri sejak 2024 itu meraih penghargaan dalam ajang Top Innovation Choice Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan kepada brand yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi produk maupun layanan berdasarkan sejumlah aspek penilaian, mulai dari Innovation Idea Aspect, Innovation Advantage Aspect, hingga Innovation Differentiation Aspect.
Melalui inovasi Alpha Arbutin Brightening Soap, Aftermyskin mencoba memperkuat tren perawatan tubuh yang kini tak lagi sekadar mengejar hasil cepat, tetapi juga mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan konsistensi penggunaan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana