- Luke Thomas Mahony resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT DSI.
- Ia pernah berkarier di perusahaan tambang besar seperti BHP Billiton dan Vale Base Metals.
- Pengalamannya di sektor nikel Indonesia membuat namanya semakin dikenal di industri tambang.
Ia menjabat sebagai Chief Strategy and Technical Officer sekaligus Direktur sejak Juli 2024 hingga September 2025.
Selama berada di Indonesia, Luke banyak menangani operasi pertambangan nikel, termasuk penguatan strategi bisnis dan pengembangan teknis perusahaan.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya bergabung dengan Danantara pada September 2025 sebagai Senior Executive Vice President Business Performance & Optimization.
Tidak lama berselang, tepatnya pada Mei 2026, Luke resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
Ditunjuk Pimpin PT Danantara Sumberdaya Indonesia
PT DSI merupakan perusahaan BUMN yang dibentuk untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia, termasuk sektor mineral dan sumber daya alam lainnya.
Penunjukan Luke sebagai Direktur Utama dinilai sejalan dengan kebutuhan perusahaan yang memerlukan sosok berpengalaman di industri pertambangan global.
Berita Terkait
-
Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli
-
Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI
-
WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir
-
Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik