- Wamentan Sudaryono menyebut pelemahan rupiah justru menguntungkan jutaan petani komoditas ekspor lokal.
- Berasal dari keluarga petani Grobogan, ia sukses meraih beasiswa ke Jepang dan S3 IPB.
- Total harta kotornya Rp69 miliar, namun kekayaan bersihnya Rp8,86 miliar karena dipotong utang.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya, Sudaryono tercatat memiliki total harta kotor mencapai Rp69,3 miliar.
Namun, ia juga memiliki beban utang yang cukup besar, yakni senilai Rp60,4 miliar, sehingga total kekayaan bersihnya berada di angka Rp8,86 miliar.
Aset terbesar Sudaryono didominasi oleh tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Jabodetabek. Berikut rinciannya:
1. Tanah dan Bangunan (Total Rp50,2 Miliar)
Sudaryono tercatat memiliki 16 aset properti hasil sendiri, beberapa di antaranya yang bernilai fantastis adalah:
- Tanah dan Bangunan seluas 2.000 m²/200 m² di Kota Semarang: Rp16.000.000.000
- Tanah dan Bangunan seluas 2.050 m²/1.800 m² di Klaten: Rp14.000.000.000
- Tanah dan Bangunan seluas 237 m²/200 m² di Kota Semarang: Rp9.000.000.000
- Tanah seluas 19.440 m² di Jepara: Rp1.944.000.000
2. Isi Garasi / Alat Transportasi (Total Rp750 Juta)
Untuk urusan kendaraan, pria berzodiak Aquarius ini mengoleksi tiga unit mobil SUV dan MPV andalan:
- Toyota Fortuner (Tahun 2014): Rp250.000.000
- Toyota Innova (Tahun 2018): Rp150.000.000
- Toyota Fortuner (Tahun 2022): Rp350.000.000
3. Aset Keuangan Lainnya
- Harta Bergerak Lainnya: Rp2.325.000.000
- Surat Berharga: Rp7.558.000.000
- Kas dan Setara Kas: Rp8.404.192.525
Ringkasan Finansial Sudaryono:
Baca Juga: Kabar Terbaru Lutfiana Ulfa, Perempuan yang Dinikahi Syekh Puji di Usia 12 Tahun
- Sub Total Harta: Rp69.331.192.525
- Utang: Rp60.470.000.000
- Total Harta Kekayaan Bersih: Rp8.861.192.525
Dengan latar belakang sebagai anak petani Grobogan yang kini sukses secara akademis, karier, maupun finansial, tidak heran jika Sudaryono memiliki perspektif tersendiri dalam melihat dampak penguatan dolar bagi para petani lokal di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa
-
35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam
-
Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun
-
Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya
-
Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026
-
7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya
-
Info Jadwal Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Lengkap dengan Aturannya dan Alur Masuknya
-
Gelas Reusable Tak Selalu Lebih Ramah Lingkungan, Ini Temuan Peneliti
-
Promo Superindo Sambut Iduladha, Diskon Besar Perlengkapan Bakar-bakaran