Lifestyle / Female
Kamis, 28 Mei 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi makeup (Freepik)
Baca 10 detik
  • Dunia makeup memiliki banyak istilah yang sering dipakai beauty enthusiast.
  • Mulai dari cakey, creasing, sampai oxidized ternyata punya arti berbeda.
  • Memahami istilah makeup membantu memilih produk dan mengenali hasil riasan di wajah.

Transferproof berarti makeup tidak mudah menempel di masker, tisu, atau pakaian.

Istilah ini sering dipakai pada lip cream, cushion, dan foundation tahan lama.

Produk transferproof biasanya cocok dipakai untuk aktivitas seharian.

5. Patchy

Patchy adalah kondisi makeup yang terlihat belang atau tidak rata di beberapa bagian wajah. Ada area yang terlalu menempel dan ada juga yang tampak kosong.

Hal ini sering terjadi saat kulit terlalu kering atau complexion kurang menyatu.

6. Flawless

Flawless menggambarkan hasil makeup yang terlihat halus, rata, dan minim tekstur. Makeup dengan hasil seperti ini biasanya tampak menyatu alami dengan kulit.

Istilah flawless cukup sering dipakai untuk complexion yang mulus dan rapi.

Baca Juga: Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

7. Dewy

Dewy adalah hasil akhir makeup yang membuat kulit terlihat glowing dan lembap. Finish ini memberi kesan wajah sehat dan segar.

Makeup dewy biasanya cocok untuk kulit normal hingga kering.

8. Matte

Matte merupakan hasil akhir makeup yang tampak bebas kilap dan lebih halus. Finish ini sering dipilih pemilik kulit berminyak.

Foundation matte biasanya membuat wajah terlihat lebih tahan minyak.

9. Satin Finish

Satin finish adalah hasil akhir makeup yang berada di tengah-tengah antara matte dan dewy. Kulit tetap terlihat sehat tanpa terlalu glowing.

Finish seperti ini cukup nyaman dipakai sehari-hari.

10. Full Coverage

Full coverage berarti produk complexion mampu menutupi noda, bekas jerawat, hingga kemerahan dengan coverage tinggi.

Jenis makeup ini sering dipakai untuk acara formal atau makeup glam.

11. Medium Coverage

Medium coverage memiliki daya tutup sedang yang masih memperlihatkan tekstur alami kulit. Hasilnya tidak terlalu tipis, tetapi juga tidak terlalu berat.

Foundation jenis ini cocok untuk makeup harian.

12. Sheer Coverage

Sheer coverage memiliki coverage ringan dan tipis di kulit. Produk seperti skin tint biasanya masuk dalam kategori ini.

Hasil akhirnya membuat makeup terlihat natural seperti kulit asli.

13. Blending

Blending adalah proses meratakan makeup agar hasilnya tampak menyatu dan tidak belang. Teknik ini penting dalam penggunaan foundation, blush, hingga eyeshadow.

Blending yang baik membuat makeup terlihat lebih natural.

14. Baking

Baking merupakan teknik mendiamkan loose powder di area tertentu sebelum dibersihkan kembali. Biasanya dilakukan di bawah mata atau area T-zone.

Teknik ini membantu makeup lebih matte dan tahan lama.

15. Fallout

Fallout adalah serpihan eyeshadow yang jatuh ke bawah mata saat makeup mata dilakukan. Hal ini sering terjadi pada eyeshadow shimmer atau glitter.

Supaya complexion tetap rapi, banyak orang memilih makeup mata lebih dulu.

16. Pilling

Pilling adalah kondisi skincare atau makeup menggumpal di wajah seperti butiran kecil. Biasanya muncul akibat produk yang tidak cocok dipakai berlapis.

Masalah ini cukup sering terjadi saat skincare belum menyerap sempurna.

17. Flashback

Flashback adalah kondisi wajah terlihat putih abu-abu saat terkena flash kamera. Hal ini biasanya dipicu kandungan SPF atau silica yang terlalu tinggi pada bedak.

Efeknya paling terlihat saat foto di tempat gelap.

18. Smudge

Smudge berarti makeup mudah luntur atau meleber, terutama pada eyeliner dan mascara. Area bawah mata biasanya menjadi bagian yang paling sering terkena smudge.

Produk waterproof biasanya membantu mengurangi masalah ini.

19. Feathering

Feathering adalah kondisi lip product melebar keluar garis bibir hingga terlihat kurang rapi. Hal ini sering terjadi pada lip cream atau lip tint yang terlalu cair.

Penggunaan lip liner biasanya membantu mencegah feathering.

20. White Cast

White cast adalah efek wajah terlihat lebih pucat atau keabu-abuan setelah memakai produk tertentu, terutama sunscreen atau bedak dengan SPF tinggi.

Efek ini lebih mudah terlihat saat terkena cahaya kamera atau sinar matahari.

21. Undertone

Undertone adalah warna dasar alami pada kulit yang biasanya terbagi menjadi warm, cool, dan neutral. Memahami undertone membantu memilih shade foundation yang lebih cocok.

Shade yang sesuai undertone biasanya membuat makeup terlihat lebih menyatu di wajah.

22. Setting Spray

Setting spray adalah produk cair yang disemprotkan setelah makeup selesai untuk membantu riasan lebih tahan lama. Produk ini juga membantu makeup terlihat lebih menyatu dan tidak terlalu powdery.

Beberapa setting spray bahkan memberikan hasil akhir matte maupun dewy sesuai kebutuhan makeup.

Load More