- Tidak semua camilan malam berdampak buruk; beberapa justru dapat dikonsumsi sebelum tidur dalam porsi yang tepat.
- Menurut penelitian, makanan yang mengandung melatonin, magnesium, dan triptofan berpotensi mendukung kualitas tidur.
- Karena itu, camilan dengan kandungan nutrisi tersebut diyakini dapat membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.
Kacang ini juga berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur berkat kandungan magnesium dan vitamin B di dalamnya.
Magnesium diketahui berperan dalam menenangkan sistem saraf dan membantu tubuh lebih rileks, terutama pada orang yang mengalami insomnia.
Selain itu, almond mengandung melatonin yang membantu mengatur jam biologis tubuh dan memberi sinyal kapan waktunya tidur.
3. Kiwi
Kiwi adalah buah rendah kalori yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan. Mengonsumsi kiwi dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan, serta mendukung kesehatan jantung.
Buah ini juga sering disebut sebagai salah satu pilihan camilan terbaik sebelum tidur. Kiwi mengandung serotonin, senyawa yang berperan dalam mengatur siklus tidur dan membantu tubuh lebih mudah terlelap.
Selain itu, kandungan antioksidan seperti vitamin C dalam kiwi diduga turut berkontribusi terhadap kualitas tidur yang lebih baik.
Namun, para ahli masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami secara pasti hubungan antara konsumsi kiwi dan kualitas tidur.
4. Yoghurt Tawar
Baca Juga: Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun
Yoghurt tawar merupakan camilan ringan yang cocok dikonsumsi pada malam hari.
Makanan ini mengandung triptofan, asam amino yang digunakan tubuh untuk memproduksi serotonin dan melatonin, dua hormon yang berperan penting dalam proses tidur.
Karena itu, mengonsumsi yoghurt tawar sebelum tidur dapat menjadi pilihan camilan yang menyehatkan sekaligus membantu tidur lebih nyenyak.
5. Pisang
Pisang merupakan buah yang kaya akan magnesium dan kalium, dua mineral yang berperan dalam menjaga fungsi otot dan saraf.
Kandungan tersebut membantu tubuh lebih rileks serta mengurangi risiko kram otot pada malam hari.
Buah ini juga mengandung triptofan dan vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi serotonin dan melatonin.
Kedua hormon tersebut membantu mengatur siklus tidur serta memberikan rasa kantuk secara alami.
Selain itu, karbohidrat alami dalam pisang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama tidur.
Dengan begitu, risiko terbangun di tengah malam akibat perubahan kadar gula darah dapat berkurang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra