- Alexandra Askandar merupakan bankir berpengaruh yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
- Ia memiliki latar belakang pendidikan dari Universitas Indonesia dan Boston University serta pengalaman panjang di Bank Mandiri.
- Dedikasinya di industri perbankan nasional membuahkan berbagai penghargaan prestisius atas kepemimpinan strategis, transformasi organisasi, dan prinsip keberlanjutan bisnis.
Suara.com - Nama Alexandra Askandar dikenal sebagai salah satu bankir perempuan paling berpengaruh di Indonesia.
Kiprah panjangnya di dunia perbankan membawanya dipercaya menduduki posisi Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Tidak hanya sukses membangun karier profesional, Alexandra Askandar juga berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perempuan inspiratif di industri keuangan nasional.
Profil Alexandra Askandar
Alexandra Askandar lahir pada 9 Januari 1972 dan tumbuh menjadi salah satu figur penting dalam dunia perbankan Indonesia.
Ia dikenal luas sebagai bankir profesional yang memiliki pengalaman panjang dalam mengelola bisnis korporasi, hubungan kelembagaan, hingga transformasi organisasi.
Dari sisi pendidikan, Alexandra merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Bekal akademiknya kemudian diperkuat dengan menempuh pendidikan Master of Business Administration (MBA) di Boston University, Amerika Serikat.
Selain aktif di dunia perbankan, Alexandra juga terlibat dalam berbagai organisasi profesional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (ILUNI FEB UI) periode 2022-2024.
Perannya tidak berhenti di sana. Alexandra juga aktif di Forum Human Capital Indonesia (FHCI), menjadi bagian dari Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), serta dipercaya memimpin komunitas Srikandi BUMN yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan perempuan di lingkungan badan usaha milik negara.
Perjalanan Karier
Karier Alexandra Askandar di industri perbankan dapat dikatakan berkembang secara bertahap melalui berbagai posisi penting yang diembannya.
Baca Juga: Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
Ia memulai perjalanan profesional di Bank Mandiri dengan menjabat sebagai Assistant Vice President Corporate Banking pada periode 2000-2008. Pada fase tersebut, Alexandra banyak terlibat dalam pengembangan layanan dan pembiayaan untuk sektor korporasi.
Pengalamannya kemudian terus berkembang saat dipercaya menjadi Vice President Corporate Banking pada 2008-2009. Setahun berselang, ia mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar sebagai Senior Vice President Corporate Banking dan menduduki jabatan tersebut hingga 2016.
Kemampuan Alexandra dalam mengelola bisnis korporasi membawanya naik menjadi Senior Executive Vice President Corporate Banking pada periode 2016-2018. Setelah itu, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri pada 2018-2019.
Kariernya terus menanjak ketika ditunjuk sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri untuk periode 2019-2020. Berkat rekam jejak tersebut, Alexandra kemudian dipercaya menjadi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri pada periode 2020-2025.
Posisi itu menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya karena tidak banyak perempuan yang mampu menduduki jajaran tertinggi di industri perbankan nasional.
Setelah menyelesaikan masa jabatannya di Bank Mandiri, Alexandra kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengisi posisi strategis sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan