- PT KAI Wisata mengubah stasiun menjadi ruang gaya hidup yang mengintegrasikan pengalaman digital, interaksi brand, dan mobilitas penumpang.
- Perusahaan menawarkan layanan branding melalui iklan stasiun, naming rights, serta promosi dalam kereta dengan konsep bundling yang fleksibel.
- Stasiun kini menyediakan fasilitas refresh hub dan grooming space di berbagai kota besar untuk memenuhi kebutuhan harian pengguna.
Ada konsep bundling media, di mana brand bisa masuk ke berbagai titik sekaligus—mulai dari stasiun, dalam kereta, hingga perjalanan penumpang itu sendiri.
“Nggak hanya satu produk, tapi kita bundling sesuai kebutuhan brand,” jelasnya.
Untuk skala yang lebih besar, tersedia juga naming rights stasiun. Nama stasiun bisa melekat dengan brand tertentu, dengan nilai investasi sekitar Rp13 miliar hingga Rp30 miliar per tahun, tergantung lokasi dan karakteristik aset.
“Naming rights itu kuat sekali karena menjadi bagian dari journey experience penumpang,” tambahnya.
Dari Transit ke Gaya Hidup: Ada Shower, Grooming, sampai Relaxation Hub
Lebih dari sekadar media dan branding, KAI kini mulai mengarah pada pengalaman yang lebih dekat dengan kebutuhan gaya hidup penumpang.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah refresh hub, evolusi dari konsep shower locker yang sudah ada sebelumnya.
“Kita upgrade shower locker menjadi refresh hub. Isinya bukan cuma mandi, tapi juga ada relaksasi dan mini grooming seperti salon instan,” ujar Agus.
Untuk penumpang komuter seperti KRL, KAI juga menyiapkan konsep grooming space yang menyediakan layanan seperti barber shop dan relaksasi singkat.
Baca Juga: Dituduh Gila Hormat Gara-Gara Petugas KA Jongkok, Inul Daratista Kasih Paham Netizen: Sok Tahu!
“Di KRL nanti ada grooming space, seperti potong rambut cepat dan relaksasi ringan,” katanya.
Layanan ini sudah berjalan di sejumlah stasiun besar seperti Gambir, Pasar Senen, Surabaya, hingga Semarang Tawang. Tarifnya berkisar sekitar Rp65.000 untuk shower, dan Rp80.000–Rp90.000 untuk refresh hub dengan fasilitas lebih lengkap.
Menariknya, ruang-ruang ini juga terbuka untuk kolaborasi dengan brand lifestyle seperti coffee shop dan produk personal care, menciptakan ekosistem yang lebih menyatu dengan kebutuhan harian penumpang.
“Kami ingin menghadirkan apa yang dibutuhkan pengguna jasa saat ini. Banyak penumpang yang ingin tetap bisa grooming cepat meski sedang dalam perjalanan,” ujarnya.
Perubahan wajah stasiun menunjukkan bahwa transportasi publik kini ikut bergerak mengikuti gaya hidup masyarakat urban. Dari sekadar ruang transit, kini menjadi tempat singgah yang lebih lengkap—mulai dari mobilitas, pengalaman digital, hingga layanan self-care.
Naik kereta pun kini bukan hanya soal pergi dari satu titik ke titik lain, tetapi juga tentang bagaimana perjalanan itu sendiri bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna