- Peeling wajah adalah perawatan kimia yang mengelupas sel kulit mati untuk menghaluskan serta meremajakan permukaan kulit wajah.
- Perawatan ini efektif mengatasi masalah hiperpigmentasi, kulit kusam, pori-pori besar, jerawat, hingga menyamarkan garis halus pada wajah.
- Proses peeling kimia bekerja dengan merangsang produksi kolagen guna meningkatkan elastisitas dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.
Apakah kulit kamu lebih kusam dari biasanya, tidak peduli berapa banyak serum pencerah yang sudah kamu gunakan? Menghilangkan penumpukan sel kulit mati dapat membantu.
“Peeling akan memperbarui permukaan kulit dan membantu menghilangkan lapisan sel kulit mati berlebih, kotoran, dan debu yang terkadang terlewatkan dalam perawatan kulit sehari-hari Anda,” kata Koukoufikis.
Ini menghilangkan penyumbatan yang mendasari dan membantu meremajakan kulit.
3. Kulit kamu tampak berminyak dan rentan berjerawat
Ketika kamu memiliki kulit berminyak dan rentan berjerawat, mungkin kamu tergoda untuk menggunakan scrub wajah eksfoliasi untuk menghilangkan kotoran yang tersembunyi di bawah permukaan kulit.
Namun, peeling kulit bisa lebih efektif.
“Peeling kulit selangkah lebih maju daripada scrub, pembersih, atau toner berbasis asam biasa dalam hal menghilangkan sebum berlebih dan sel kulit yang dapat menyumbat pori-pori,” jelas Koukoufikis.
“Ketika kulit tersumbat, bakteri penyebab jerawat dapat berkembang biak, menyebabkan kulit merah, meradang, dan bercak,” sambungnya.
Melakukan peeling kulit wajah secara kimiawi dapat meningkatkan regenerasi sel, memungkinkan bahan aktif anti-jerawat yang kamu gunakan untuk menembus lebih dalam.
Baca Juga: 3 Produk Viva Cosmetics yang Dijual Murah untuk Cerahkan Wajah dan Pudarkan Flek Hitam
4. Kamu memiliki bekas jerawat yang tidak kunjung hilang
Ketika jerawat sembuh, seringkali meninggalkan bekas luka.
Peeling kulit secara kimiawi bisa lebih efektif daripada scrub dan pembersih topikal dalam mengurangi tampilan bekas luka ini.
Hal ini karena chemical peel merangsang produksi kolagen, yang dapat membantu mengisi bekas luka.
Kamu ingin kulitmu tampak lebih elastis
“Garis-garis halus dan kerutan mulai terbentuk ketika kulit mulai memproduksi lebih sedikit kolagen, salah satu protein struktural kulit,” jelas Koukoufikis.
Ia mencatat bahwa chemical peel adalah salah satu cara paling efektif untuk merangsang kulit memproduksi lebih banyak kolagen.
Pada gilirannya, ini membantu bahan aktif dalam produk perawatan kulit menembus lebih dalam dan meningkatkan keseluruhan warna kulit, kekencangan, dan elastisitas kulit.
5. Kamu memiliki pori-pori yang membesar
Meskipun chemical peel wajah umumnya digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat dan pigmentasi, pori-pori yang lebih kecil dapat menjadi keuntungan tambahan dari chemical peel.
“Karena chemical peel sedang atau dalam ditargetkan untuk merangsang pertumbuhan kolagen dan regenerasi jaringan, ini juga dapat membantu mengencangkan pori-pori,” terang Koukoufikis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak