Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:35 WIB
Ilustrasi smartwatch (Pexels/Ingo Joseph).
Baca 10 detik
  • Pengguna smartwatch sering mengalami kendala baterai cepat habis akibat penggunaan fitur berlebihan.
  • Penyebab utama borosnya daya meliputi fitur layar, notifikasi tidak penting, serta pelacakan kesehatan aktif secara terus-menerus.
  • Pengguna dapat menghemat baterai hingga tiga hari dengan mengatur ulang pengaturan layar, notifikasi, dan rutin memperbarui perangkat.

4. Turunkan Kecerahan Layar dan Atur Timeout

Kecerahan layar otomatis di level tinggi sangat menguras baterai. Turunkan ke level 30–50% atau aktifkan mode otomatis.

Atur screen timeout menjadi 5–10 detik agar layar cepat mati setelah tidak digunakan. Gunakan watch face yang sederhana (minimal animasi dan warna gelap) untuk hemat daya lebih lanjut.

5. Update Software dan Aktifkan Battery Saver Mode

Perbarui sistem operasi dan aplikasi pendamping secara rutin, karena update biasanya membawa optimalisasi baterai.

Saat baterai tersisa 20–30%, aktifkan Power Saving atau Battery Saver Mode yang membatasi fitur latar belakang.

Hindari juga penggunaan smartwatch saat sedang charge ponsel atau di tempat panas.

Kebiasaan charge rutin setiap malam juga membantu menjaga kesehatan baterai jangka panjang. Coba terapkan satu per satu dan rasakan perbedaannya dalam beberapa hari.

Baca Juga: Xiaomi REDMI Watch 6 Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch AMOLED 2.07 Inci dengan Baterai 24 Hari

Load More