- BIB selama ini hanya dikenal sebagai nomor peserta lomba lari baik maraton maupun fun run.
- Padahal, BIB lari memiliki fungsi krusial yang memuar identitas penting bagi pelari.
- BIB tidak boleh disalahgunakan, karena dapat menghambat pertolongan medis hingga mengacaukan pencatatan hasil perlombaan.
Suara.com - Bagi peserta ajang lari seperti maraton atau fun run, istilah BIB sudah tidak asing lagi. Namun, banyak pelari pemula yang menganggap BIB hanyalah selembar kertas nomor dada biasa untuk pelengkap estetik saat difoto.
Faktanya, fungsi BIB lari jauh lebih mendalam dari sekadar hiasan penampilan. Puteri Indonesia 2002 sekaligus passionate runner, Melanie Putria menjelaskan secara gamblang betapa krusialnya benda kecil ini.
Menurutnya, BIB adalah identitas wajib dan resmi bagi setiap peserta lomba lari.
"BIB adalah identitas pelari selama berada di rute lari sebuah perlombaan lari. Kalau gak pakai BIB, gak boleh ikut (lomba)," tukas Melanie dalam kanal YouTube pribadinya, Fit with Mel.
Di Balik Nomor: Ada Data Nyawa dan Rekam Medis
Di balik digit angka yang tercetak besar, lembaran BIB menyimpan data personal yang sangat sensitif dan penting.
Mulai dari nama lengkap, nomor identitas, alamat rumah, riwayat alergi, penyakit tertentu yang diderita, hingga kontak darurat keluarga.
Informasi mendetail ini sengaja dihimpun bukan tanpa alasan. "Kenapa harus selengkap itu? Karena dengan informasi inilah panitia atau tim medis bisa mengakses info peserta ketika semisal terjadi apa-apa seperti kolaps, dehidrasi, kram, atau butuh pertolongan darurat," ungkap Melanie.
Bahkan di beberapa perlombaan resmi, di balik BIB terdapat timing chip (berteknologi RFID) yang berfungsi untuk melacak dan mencatat waktu tempuh pelari secara akurat dari titik awal (start) hingga garis akhir (finish) untuk memudahkan pencatatan.
Oleh karena itu, sebaiknya BIB dipasang di area depan tubuh, tepat di dada atau di bawah dada area perut.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
Posisi tersebut krusial agar tim medis atau panitia bisa langsung mengidentifikasi data peserta dalam hitungan detik jika terjadi situasi darurat di rute lari.
Sisi Fun: Kunci Utama Biar Dapat Foto Estetik
Selain urusan keselamatan, BIB jadi "tiket" untuk mendapatkan dokumentasi yang keren selama perlombaan. Di sepanjang rute lari, biasanya akan ada puluhan fotografer profesional yang siap membidik aksi terbaik para pelari.
"Kalau dari sisi fun-nya, sekarang kan kalau di lomba lari ada fotografer banyak banget. Mereka akan membagikan hasil jepretan mereka berdasarkan nomor BIB peserta, lalu dikirim sesuai kontak atau email yang terdaftar," jelas Melanie.
Ia pun memberikan trik agar tidak rugi setelah lelah berlari. "Kalau BIB dipasang di belakang atau tidak kelihatan, jangan harap bisa dapat foto bagus dan banyak di perlombaan tersebut."
Bahaya Jika Memperjualbelikan BIB Lari
Karena kuota lomba lari sering kali ludes dalam waktu singkat, fenomena jual-beli atau hibah BIB di media sosial marak terjadi. Melanie Putria dengan tegas memperingatkan bahaya fatal di balik tindakan tidak bertanggung jawab ini.
"Ketika dihibahkan ke orang lain, amit-amit misal orang tersebut tidak sadarkan diri, panitia atau tim medis akan kesulitan mengakses informasi orang itu karena data di BIB tidak sesuai," paparnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung