Lifestyle / Komunitas
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:49 WIB
Ilustrasi marshall dalam lari maraton [Magnific]
Baca 10 detik
  • Marshall adalah petugas lapangan yang memastikan keamanan dan ketertiban rute selama event lari berlangsung di Indonesia.
  • Tugas utama mereka meliputi pengarahan peserta, pengawasan kepatuhan aturan, serta penanganan situasi darurat di sepanjang lintasan lomba.
  • Penyelenggara memberikan honor bervariasi antara Rp100 hingga Rp300 ribu atau fasilitas bagi relawan tergantung skala acara.

Menurut World Athletics, "They can shout or point to give advance warning, and they can provide additional information such as location of aid stations ahead."

Artinya, marshall dapat berteriak atau menunjuk untuk memberikan peringatan dini sekaligus memberikan informasi tambahan, misalnya lokasi pos bantuan di depan.

Jenis-jenis Marshall dalam Lari

Dalam event lari berskala besar, marshall biasanya dibagi berdasarkan area kerja masing-masing.

1. Course Marshall
Jenis marshall yang paling sering ditemui. Mereka ditempatkan di sepanjang rute lomba untuk mengarahkan peserta.

2. Start Marshall
Bertugas mengatur peserta sebelum aba-aba dimulai agar proses start berlangsung tertib.

3. Finish Marshall
Membantu mengatur arus pelari setelah melewati garis finis serta memastikan area finis tetap aman.

4. Water Station Marshall
Mengelola titik pembagian air minum dan memastikan distribusi berjalan lancar.

5. Lead Marshall
Bertugas membuka jalan bagi pelari terdepan serta memastikan kondisi lintasan di depan tetap steril.

6. Sweeper Marshall
Berada di bagian belakang rombongan peserta untuk memastikan tidak ada pelari yang tertinggal atau membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

7. Crowd Marshall
Mengatur penonton agar tidak memasuki lintasan dan mengganggu jalannya perlombaan.

Berapa Gaji Marshall dalam Event Lari?

Tidak ada standar internasional mengenai gaji atau honor marshall dalam event lari.

Besaran honor biasanya bergantung pada beberapa faktor, seperti skala acara, lokasi penyelenggaraan, durasi kerja, hingga statusnya sebagai relawan atau tenaga harian.

Pada sejumlah event komunitas, marshall sering direkrut sebagai volunteer sehingga tidak menerima gaji tetap. Sebagai gantinya, mereka memperoleh fasilitas berupa kaus panitia, konsumsi, sertifikat, atau merchandise.

Sementara itu, pada event yang dikelola event organizer profesional, marshall umumnya mendapatkan honor harian.

Berdasarkan sejumlah unggahan rekrutmen panitia lomba dan pengalaman marshall di berbagai event lari di Indonesia, kisaran honor yang diterima berada di rentang sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per hari tugas.

Nominal tersebut dapat berbeda tergantung kebijakan masing-masing penyelenggara. Semakin besar skala event dan tanggung jawab yang diemban, honor yang diterima juga berpotensi lebih tinggi.

Siapa Saja Bisa Menjadi Marshall?

Pada dasarnya, siapa pun dapat menjadi marshall selama memenuhi persyaratan dari penyelenggara.

Biasanya, calon marshall diharapkan memiliki sikap disiplin, mampu bekerja dalam tim, komunikatif, serta siap berdiri dalam waktu lama di area lintasan.

Pengalaman mengikuti atau memahami dunia lari menjadi nilai tambah, tetapi tidak selalu menjadi syarat utama. Sebelum bertugas, marshall umumnya akan mengikuti briefing mengenai rute perlombaan, prosedur keselamatan, hingga alur komunikasi di lapangan.

Meski jarang mendapat sorotan seperti para pelari di garis finis, marshall merupakan salah satu kunci sukses terselenggaranya sebuah ajang lari dengan aman dan tertib.

Load More