- BEM Fakultas Hukum UBK menuntut pengurus BEM yang diduga menerima suap aksi Istana Negara untuk bertanggung jawab.
- Pelaku diminta mengundurkan diri dan menerima sanksi akademis paling lambat sepuluh hari kerja sejak 22 Juni 2026.
- Universitas Bung Karno yang berlokasi di Jakarta Pusat merupakan institusi pendidikan tinggi berakreditasi Baik Sekali sejak 1999.
Suara.com - Nama Universitas Bung Karno (UBK) kembali ramai diperbincangkan di tengah mencuatnya dugaan kasus yang melibatkan sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Di balik sorotan tersebut, publik juga banyak mencari informasi dasar tentang UBK, mulai dari lokasi kampus, sejarah pendirian, hingga jumlah fakultas dan status akreditasi kampus yang dikenal dengan nilai-nilai Ajaran Bung Karno tersebut.
UBK menjadi sorotan setelah mahasiswa melalui BEM Fakultas Hukum mengeluarkan tuntutan terhadap sejumlah pengurus BEM yang diduga terlibat dalam penerimaan suap terkait aksi mahasiswa di Istana Negara beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataan sikap yang diunggah BEM FH UBK pada Senin (22/6/2026), mahasiswa menegaskan bahwa pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara akademis dan sosial.
Mereka diminta membuat pernyataan resmi dalam bentuk video serta pernyataan tertulis bermaterai yang mengakui kesalahan dan menerima konsekuensi dari pihak universitas maupun mahasiswa.
Mahasiswa juga meminta agar identitas pihak yang diduga terlibat diumumkan secara terbuka untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme kampus dan yayasan, termasuk petisi. Sejumlah nama turut disebut dalam tuntutan tersebut, di antaranya pengurus BEM dari Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi.
Selain itu, pihak yang bersangkutan diminta mengundurkan diri dari seluruh jabatan organisasi kampus, sementara nilai mata kuliah Ajaran Bung Karno (ABK) 1 hingga 4 juga diminta dianulir menjadi E. Seluruh tuntutan tersebut diberi tenggat waktu 10 hari kerja, terhitung sejak 22 Juni hingga 6 Juli 2026.
Profil Universitas Bung Karno
Berdasarkan informasi resmi UBK, universitas ini berdiri sebagai bagian dari upaya melanjutkan cita-cita Bung Karno dalam dunia pendidikan nasional.
Baca Juga: Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
UBK mulai dirintis pada akhir 1990-an dan resmi beroperasi setelah mendapatkan izin pendirian dari pemerintah pada tahun 1999. Pendirian ini juga berkaitan dengan komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai kebangsaan dan Pancasila.
Peresmian kampus UBK dilakukan pada tahun yang sama dan sejak saat itu UBK berkembang sebagai perguruan tinggi yang menekankan pendidikan karakter melalui mata kuliah khas Ajaran Bung Karno (ABK).
UBK dikenal sebagai kampus yang mengusung visi membentuk lulusan berkarakter, nasionalis, dan berdaya saing melalui pendekatan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kampus ini juga memiliki ciri khas berupa:
Mata kuliah wajib Ajaran Bung Karno (ABK)
Fokus pada pendidikan berbasis kebangsaan
Penguatan nilai Pancasila dalam kurikulum
Selain itu, UBK juga memiliki ribuan mahasiswa aktif dari berbagai daerah di Indonesia dan telah meluluskan puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai sektor.
Berita Terkait
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus