- Parfum sering disemprotkan ke leher, tetapi kebiasaan ini masih memicu perdebatan di masyarakat.
- Ada yang menganggapnya berbahaya karena kandungan alkohol, sementara leher juga dikenal sebagai titik nadi yang membuat aroma lebih tahan lama.
- Simak fakta menurut pakar tentang apakah parfum aman disemprotkan di leher atau hanya sekadar mitos.
Suara.com - Parfum menjadi salah satu produk yang hampir tidak pernah lepas dari rutinitas banyak orang karena mampu memberikan aroma segar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Namun di balik kebiasaan tersebut, masih banyak beredar berbagai anggapan mengenai cara memakai parfum yang benar, termasuk soal area tubuh yang aman untuk disemprot.
Salah satu topik yang cukup sering dibahas adalah larangan menyemprotkan parfum langsung ke leher.
Tidak sedikit orang percaya bahwa kebiasaan ini bisa memicu berbagai risiko, termasuk menimbulkan masalah kesehatan terkait kelenjar tiroid.
Di sisi lain, leher sebenarnya termasuk salah satu titik nadi yang kerap direkomendasikan sebagai lokasi ideal untuk mengaplikasikan parfum agar aromanya lebih tahan lama.
Perbedaan pendapat ini membuat banyak orang bingung apakah menyemprotkan parfum ke leher benar-benar berbahaya atau justru masih aman dilakukan.
Karena itu, penting untuk mengetahui fakta yang sebenarnya berdasarkan penjelasan pakar agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar.
Lantas, benarkah parfum tidak boleh disemprotkan di leher, atau anggapan tersebut hanyalah mitos yang beredar di masyarakat?
Semprot Parfum di Leher Boleh atau Tidak? Ini Kata Pakar
Menanggapi hal tersebut, Pakar Multiomics Cancer IPB, dr. Agil Wahyu Wicaksono, MBiomed, menjelaskan bahwa belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan semprot parfum di leher secara langsung menyebabkan kanker tiroid.
Baca Juga: Beda Parfum EDT dan EDP, Mana yang Cocok untuk Pemakaian Sehari-hari?
"Berdasarkan sebuah studi tinjauan sistematis, kebiasaan menyemprotkan parfum, termasuk di area leher, berkaitan dengan risiko gangguan kelenjar tiroid," jelas dr. Agil Wahyu Wicaksono, dilansir dari laman resmi ipb.ac.id pada Senin, 29 Juni 2026.
"Adapun hubungan dengan kanker tiroid masih bersifat hipotesis dan belum terbukti secara langsung," lanjutnya.
Menurut dr Agil, parfum atau cologne umumnya mengandung bahan kimia seperti phthalates, parabens, dan triclosan yang dapat diserap melalui kulit.
Karena kulit leher relatif tipis dan dekat dengan kelenjar tiroid, risiko paparan bahan-bahan tersebut secara teoritis bisa meningkat. Apalagi jika paparan tersebut dilakukan berulang kali. Hal inilah yang perlu diwaspadai.
"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa triclosan dapat memengaruhi fungsi hormon tiroid, sementara sejumlah paraben juga berdampak pada keseimbangan sistem endokrin tubuh," terang dr. Agil lagi.
"Area leher secara anatomis berada dekat dengan kelenjar tiroid dan memiliki kulit yang relatif tipis, sehingga paparan phthalates, paraben, dan triclosan yang berulang di lokasi ini secara teoritis dapat meningkatkan peluang efek zat tersebut secara lokal maupun sistemik," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
3 Rekomendasi Sunscreen Wardah di Indomaret yang Cocok Dipakai Setiap Hari
-
Sepatu Versatile seperti Apa? Ini 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya
-
Vitalis Eau de Royale Couture Wangi Apa? Parfum Minimarket yang Dipuji Elegan
-
Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan
-
6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026
-
Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya
-
3 Rekomendasi Parfum Vanilla Lokal yang Tidak Bikin Eneg: Wangi Elegan, Cocok untuk Harian
-
Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?
-
Kini Dikenakan Pajak, Segini Harga Langganan Strava 2026