- Pemilihan alas kaki menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan saat mendaki gunung.
- Banyak orang menggunakan sepatu lari sebagai alternatif, tetapi medan pendakian memiliki tantangan berbeda dari lintasan lari.
- Simak penjelasan apakah sepatu lari aman dipakai naik gunung serta kondisi yang membuatnya masih layak digunakan.
Penggunaan sepatu lari lebih disarankan jika pendakian dilakukan di jalur yang sudah tertata dengan baik, tidak terlalu terjal, serta hanya membawa beban ringan.
Banyak pendaki jarak jauh (thru-hikers) bahkan memilih trail running shoes karena lebih ringan sehingga dapat mengurangi rasa lelah saat menempuh perjalanan panjang.
Sebaliknya, sepatu lari tidak direkomendasikan untuk pendakian dengan medan yang sangat berbatu, berlumpur, bersalju, atau saat membawa ransel yang berat.
Pada kondisi tersebut, sepatu hiking lebih unggul karena menawarkan stabilitas, perlindungan kaki, daya tahan, dan traksi yang lebih baik dibanding sepatu lari.
Selain memperhatikan jenis sepatu, pendaki juga perlu mempertimbangkan kondisi jalur, cuaca, serta beban yang dibawa.
Semakin berat medan yang akan dilalui, semakin penting menggunakan alas kaki yang memang dirancang khusus untuk aktivitas hiking agar risiko terpeleset maupun cedera dapat diminimalkan.
Jadi, apakah sepatu lari bisa dipakai untuk naik gunung? Jawabannya bisa, tetapi hanya jika menggunakan trail running shoes dan pendakian dilakukan di jalur yang relatif ringan, kering, serta tidak membawa beban berlebih.
Untuk medan yang ekstrem atau pendakian beberapa hari, para ahli tetap menyarankan menggunakan sepatu hiking karena memberikan perlindungan dan stabilitas yang lebih optimal.
Baca Juga: 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi