Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 30 Juni 2026 | 13:48 WIB
Tren Sport Tourism Makin Naik Daun, Arjuno-Welirang Jadi Surga Baru Pecinta Trail Run (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • MANTRA116 sebagai ajang trail run internasional akan diselenggarakan pada 3-5 Juli 2026 di kawasan pegunungan Arjuno-Welirang, Jawa Timur.
  • Sebanyak 4.000 peserta akan mengikuti enam kategori lomba lari lintas alam yang diakui secara resmi oleh lembaga ITRA.
  • Penyelenggaraan MANTRA116 memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah melalui peningkatan sektor penginapan, transportasi, serta keterlibatan pelaku UMKM lokal.

Suara.com - Berlibur kini tak melulu soal bersantai di pantai atau mengunjungi tempat-tempat populer. Dalam beberapa tahun terakhir, tren sport tourism atau wisata olahraga semakin diminati masyarakat Indonesia. 

Banyak orang mulai mencari pengalaman yang memadukan aktivitas fisik, petualangan, sekaligus kesempatan menikmati keindahan alam suatu daerah. 

Indonesia pun memiliki modal besar untuk mengembangkan tren ini. Dengan bentang alam yang beragam, mulai dari pegunungan, hutan, hingga garis pantai yang panjang, banyak destinasi di Tanah Air yang cocok menjadi lokasi wisata olahraga. 

Salah satu "surga" yang kini semakin dikenal para pecinta olahraga alam adalah kawasan Arjuno-Welirang di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pesona kawasan pegunungan ini kembali menjadi sorotan lewat penyelenggaraan MANTRA116, ajang trail run yang memasuki tahun ke-10 pada 3-5 Juli 2026. 

Digelar di Kaliandra Resort, lereng Gunung Arjuno, event ini tak hanya menghadirkan kompetisi lari lintas alam, tetapi juga mengajak peserta menjelajahi kekayaan alam Arjuno-Welirang yang terkenal dengan hutan pegunungan, jalur berbatu, punggungan terbuka, hingga kawasan vulkanik khas Gunung Welirang.

Diinisiasi oleh komunitas Malang Trail Runners (MANTRA Runners), MANTRA116 berkembang menjadi salah satu ajang trail run paling bergengsi di Indonesia. 

Tahun ini, sebanyak 4.000 pelari dari berbagai daerah bahkan mancanegara siap menaklukkan lintasan ekstrem yang menjadi ciri khas event ini. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu yang diikuti sekitar 2.700 peserta.

MANTRA116 menghadirkan enam kategori perlombaan, yakni 10K, 17K, 34K, 38K, 68K, dan 116K. Masing-masing menawarkan tantangan berbeda, mulai dari tanjakan panjang, jalur teknikal, hingga perubahan suhu yang ekstrem.

Baca Juga: 5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam

Kategori 116K menjadi tantangan tertinggi dengan batas waktu penyelesaian mencapai 33 jam. Tak hanya populer di dalam negeri, MANTRA116 juga telah mendapat pengakuan internasional.

Event ini juga terdaftar secara resmi di International Trail Running Association (ITRA) dan masuk dalam skema UTMB Index, sehingga hasil lomba para peserta dapat menjadi referensi untuk mengikuti berbagai ajang trail running dunia.

Lebih dari sekadar perlombaan, MANTRA116 juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pada penyelenggaraan tahun 2025, perputaran ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp7,3 miliar. 

Sektor penginapan, transportasi, hingga pelaku UMKM merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan dan peserta lomba. Sebanyak 20 tenant UMKM turut meramaikan event dengan menawarkan beragam kuliner dan produk khas daerah.

Daya tarik Arjuno-Welirang pun tak berhenti di jalur lomba. Kawasan sekitarnya menyimpan banyak destinasi menarik yang bisa dikunjungi. 

Ada Wisata Agro Lembah Kecubung di Trawas yang menawarkan pengalaman agrowisata dan aktivitas keluarga, Air Terjun Kakek Bodo di Tretes dengan panorama hutan yang asri, hingga Pantai Lekok yang menghadirkan suasana tenang di pesisir utara Pasuruan.

Kombinasi antara olahraga, petualangan, dan keindahan alam inilah yang membuat sport tourism semakin digemari. MANTRA116 menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki banyak destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata berbeda sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Load More