- Penerapan feng shui di kamar tidur bertujuan menjaga kelancaran energi positif guna meningkatkan kualitas istirahat.
- Benda seperti tanaman berduri, elemen air, benda tajam, dan berkas kerja sebaiknya dihindari.
- Mengosongkan kolong kasur serta memperbaiki jam rusak penting dilakukan agar aliran energi tidak terhambat.
Suara.com - Dalam feng shui, kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat sekaligus memulihkan energi setelah beraktivitas seharian.
Sebab itu, penataan ruangan tidak hanya berfokus pada kenyamanan, tetapi juga pada kelancaran aliran energi positif atau chi.
Menyimpan terlalu banyak barang atau meletakkan benda yang dianggap kurang tepat diyakini dapat mengganggu kualitas istirahat dan menciptakan suasana yang kurang harmonis.
Berikut barang yang sebaiknya tidak disimpan di kamar tidur menurut feng shui.
Banyak orang menerapkan prinsip ini sebagai panduan untuk menciptakan kamar yang lebih rapi, tenang, dan nyaman.
1. Tanaman Berduri atau Tanaman Berukuran Besar
Tanaman memang dapat mempercantik ruangan, tetapi feng shui menyarankan untuk menghindari tanaman berduri dan tanaman berukuran besar di kamar tidur.
Benda ini dipercaya membawa energi yang terlalu aktif sehingga kurang mendukung suasana rileks.
2. Akuarium atau Elemen Air
Baca Juga: 5 Tips Menata Ruang Tamu Menurut Feng Shui untuk Menarik Rezeki dan Aura Positif
Air melambangkan kekayaan, tetapi di kamar tidur justru membawa ketidakstabilan.
Suara gemericik atau gambar air dapat menciptakan energi bergerak yang mengganggu tidur nyenyak.
Feng shui menyarankan menjauhkan akuarium, air mancur, atau lukisan air dari ruang istirahat.
3. Benda Tajam atau Logam Tajam
Pisau, gunting, atau benda runcing lainnya dianggap menciptakan “panah racun” yang memotong chi positif.
Energi tajam ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, konflik, atau bahkan masalah kesehatan. Simpan benda-benda tersebut di laci dapur atau tempat yang sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh