- Prinsip feng shui mengatur tata letak meja makan agar menciptakan keseimbangan energi, kesehatan, dan kemakmuran bagi penghuni rumah.
- Pemilihan bentuk meja bulat, penggunaan cermin, serta elemen alami bertujuan memperlancar aliran energi positif di ruang makan.
- Pengaturan pencahayaan hangat, pemilihan warna menenangkan, dan menjaga kebersihan meja membantu menciptakan suasana nyaman saat menyantap hidangan.
Suara.com - Menata meja makan dengan prinsip feng shui dapat membawa keharmonisan dan keseimbangan energi di dalam rumah.
Berdasarkan filosofi kuno, ruang makan atau meja makan merupakan jantung dari rumah yang melambangkan kemakmuran, kesehatan, dan kebersamaan keluarga.
Berikut adalah panduan menata meja makan menurut prinsip feng shui untuk menciptakan suasana makan yang nyaman dan mengundang energi positif, dirangkum dari laman House Beautiful.
1. Menghindari Sudut Meja yang Tajam
Bentuk meja makan memiliki pengaruh besar terhadap aliran energi di dalam ruangan. Sudut meja yang tajam dapat menghalangi aliran energi dan memicu ketegangan antaranggota keluarga saat berinteraksi.
Memilih meja berbentuk bulat atau oval sangat disarankan karena tepiannya yang lembut membantu menciptakan keseimbangan.
Bentuk lingkaran ini membuat komunikasi antarmanusia mengalir alami dan menyatukan energi di sekitar meja.
2. Menambahkan Dekorasi Cermin di Ruang Makan
Cermin merupakan salah satu elemen dekoratif yang sangat efektif dalam mengoptimalkan feng shui ruang makan.
Baca Juga: Hambat Energi Positif, Ini 6 Barang yang Sebaiknya Tak Disimpan di Kamar Menurut Feng Shui
Penggunaan cermin bulat tidak hanya memberikan ilusi ruangan yang lebih luas, tetapi juga melipatgandakan energi positif.
Pastikan cermin dipasang menghadap langsung ke meja makan untuk memantulkan makanan yang disajikan.
Dalam feng shui, makanan melambangkan keberuntungan dan kelimpahan, sehingga pantulan tersebut diyakini mampu melipatgandakan rezeki di rumah.
3. Menggunakan Pilihan Warna yang Menenangkan
Warna dinding dan dekorasi di sekitar tempat makan sangat memengaruhi psikologis serta kenyamanan saat menyantap hidangan. Pilihan warna yang salah bisa membuat suasana terasa kaku atau justru memicu stres.
Nuansa warna hijau dan biru sangat direkomendasikan karena memiliki efek penyembuhan dan vitalitas yang kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang