Lifestyle / Food & Travel
Senin, 06 Juli 2026 | 13:41 WIB
Ilustrasi liburan ke Jepang. (dok. ist)
Baca 10 detik
  • Sebanyak 327.000 wisatawan Indonesia mengunjungi Jepang pada Januari hingga Mei 2026, meningkat 15 persen dibanding periode sebelumnya.
  • Wisatawan perlu melakukan riset destinasi, mencermati efisiensi transportasi, dan menghitung cermat seluruh pengeluaran tambahan agar anggaran tidak membengkak.
  • Data Allianz menunjukkan risiko penundaan perjalanan dan masalah medis menjadi kendala paling sering dialami wisatawan selama berada di Jepang.

Suara.com - Jepang masih menjadi destinasi impian banyak wisatawan Indonesia. Mulai dari berburu kuliner, menikmati musim panas hingga menjelajahi kota-kota ikonik seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, Negeri Sakura selalu punya alasan untuk dikunjungi.

Minat itu pun terus meningkat. Data Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat sebanyak 327.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang sepanjang Januari–Mei 2026, naik sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun, di balik euforia berburu tiket promo dan menyusun itinerary, ada satu fakta yang kerap dialami wisatawan: banyak hal penting baru disadari setelah tiba di Jepang. Mulai dari biaya yang membengkak, salah membeli tiket transportasi, hingga perjalanan yang terganggu karena hal-hal yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal.

Berikut empat hal yang sebaiknya masuk dalam checklist sebelum berangkat.

1. Destinasi populer belum tentu memberikan pengalaman terbaik

Banyak first-time traveler memasukkan Tokyo Skytree sebagai destinasi wajib. Padahal, saat musim liburan, antrean panjang dan kepadatan pengunjung bisa menghabiskan waktu berjam-jam.

Jika tujuan utamanya menikmati panorama kota, ada alternatif gratis seperti Tokyo Metropolitan Government Building atau Bunkyo Civic Center yang menawarkan pemandangan Tokyo dari ketinggian tanpa perlu membeli tiket.

Melakukan riset sederhana sebelum berangkat sering kali justru membuat perjalanan lebih santai dan efisien.

2. Jangan buru-buru membeli JR Pass

Baca Juga: Usung Genre Romance, Drama Jepang Baru Chae Jong Hyeop Tayang Akhir Juli

Japan Rail Pass (JR Pass) memang terkenal praktis untuk bepergian antarkota menggunakan kereta.

Namun setelah tarifnya mengalami penyesuaian, JR Pass tidak selalu menjadi pilihan paling hemat.

Bagi wisatawan yang hanya berpindah kota satu atau dua kali menggunakan Shinkansen, membeli tiket satuan atau memanfaatkan regional pass justru bisa menghemat pengeluaran.

Karena itu, sebaiknya tentukan dulu rute perjalanan sebelum memutuskan membeli JR Pass.

3. Anggaran liburan bisa membengkak karena biaya yang sering terlupakan

Mulai 1 Juli 2026, Jepang resmi menaikkan biaya pengajuan visa bagi wisatawan asing.

Load More