- Stone Garden di Kabupaten Bandung Barat merupakan destinasi wisata alam unik berupa bukit bebatuan kapur purba berusia jutaan tahun.
- Lokasi ini menawarkan panorama ketinggian 709 mdpl, nilai sejarah geologi, serta akses dekat ke situs arkeologi Goa Pawon.
- Wisatawan dapat mengunjungi area ini setiap hari dengan harga tiket masuk terjangkau sebesar Rp12.000 per orang per kunjungan.
Pengunjung hanya perlu membayar Rp12.000 per orang untuk menikmati keindahan kawasan taman batu purba ini. Tiket tersebut berlaku untuk kunjungan reguler dan belum termasuk biaya apabila ingin berkemah di area Stone Garden.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana malam di kawasan karst, tersedia fasilitas camping dengan tarif yang dikenakan secara terpisah.
Besaran biaya camping disesuaikan dengan lama waktu menginap, sehingga pengunjung dapat memilih durasi sesuai kebutuhan dan rencana perjalanan.
Stone Garden beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB, sehingga wisatawan memiliki waktu yang cukup leluasa untuk menikmati berbagai sudut kawasan.
Banyak pengunjung memilih datang pada pagi hari untuk menyaksikan matahari terbit atau menjelang sore ketika cahaya matahari mulai meredup.
Selain cuacanya lebih nyaman, waktu tersebut juga menghasilkan pencahayaan alami yang membuat panorama perbukitan karst dan hamparan batu kapur terlihat semakin indah saat diabadikan melalui kamera.
Nah, itulah ulasan singkat mengenai daya tarik dan harga tiket masuk Stone Garden Bandung yang sedang menjadi sorotan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung