- Dr. Ria Yoanita menekankan pentingnya kualitas udara kamar bagi kesehatan tumbuh kembang anak usia nol hingga lima tahun.
- Desainer Susan Emir menyarankan pemilihan material interior aman serta desain ruang yang mendukung kreativitas dan kenyamanan anak.
- PT Mowilex memperkenalkan cat berbahan nabati berteknologi pengurai formaldehida guna meningkatkan kualitas udara di dalam kamar anak.
Suara.com - Saat menyiapkan kamar bayi atau kamar anak, banyak orang tua lebih dulu memikirkan tempat tidur, pencahayaan, furnitur, hingga warna dinding. Padahal, ada satu aspek yang tak kalah penting namun sering luput dari perhatian, yakni kualitas udara di dalam ruangan.
Dokter Spesialis Anak RS St. Carolus, dr. Ria Yoanita, Sp.A, CIMI, CBS, mengatakan anak, terutama pada usia 0 hingga 5 tahun, menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam rumah. Karena itu, lingkungan tempat mereka tidur, bermain, dan belajar perlu dirancang agar mendukung kesehatan sekaligus tumbuh kembangnya.
"Kamar anak bukan sekadar ruang tidur, tetapi menjadi ruang tumbuh pertama. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan setiap elemen di dalamnya, termasuk material yang digunakan pada ruangan," ujarnya dalam talkshow kampanye First Space, First Care di Museum MACAN, Jakarta Barat.
Selain memperhatikan pencahayaan dan sirkulasi udara, pemilihan material interior juga berperan dalam menjaga kualitas udara di dalam ruangan. Beberapa furnitur, pelapis, hingga perlengkapan rumah tangga dapat melepaskan formaldehida dan senyawa kimia lain yang memengaruhi kualitas udara.
Desainer interior Susan Emir dari Rumah Sabine menambahkan, desain kamar anak sebaiknya tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga mampu mendukung eksplorasi, kreativitas, dan rasa aman bagi anak.
"Ruang anak idealnya bisa berkembang mengikuti kebutuhan mereka. Desain yang sederhana, nyaman, dan aman justru memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi," katanya.
Konsep tersebut turut diwujudkan melalui Children's Art Space: Beradu Padu, instalasi karya seniman Ruth Marbun di Museum MACAN. Ruang interaktif ini memperlihatkan bagaimana dinding dapat menjadi media bagi anak untuk bermain, belajar, dan mengekspresikan kreativitasnya.
Dalam kesempatan yang sama, PT Mowilex Indonesia memperkenalkan Mowilex Naturalle, cat interior berbasis air berbahan dasar nabati yang dilengkapi teknologi Formaldehyde Abatement. Teknologi ini diklaim mampu mengikat dan mengurai formaldehida menjadi udara yang lebih bersih, sehingga membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi anak.
Chief Marketing Officer PT Mowilex Indonesia Johanna Daunan mengatakan kampanye First Space, First Care bertujuan mengajak calon orang tua dan keluarga lebih sadar bahwa menyiapkan kamar anak bukan hanya soal tampilan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan sejak dini.
Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
"Setiap orang tua tentu ingin memberikan ruang terbaik bagi anaknya. Kami ingin mengajak orang tua melihat bahwa memilih material yang tepat juga merupakan bagian dari mendukung tumbuh kembang anak," kata Johanna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rupiah Lesu di Hari Kejepit, Ditutup ke Level Rp17.721
-
Viral Rasa Sayange Versi Satire, Lirik: Pemerintah NPD, Kebakaran Cuekin Aja Asal Fotonya Mengudara
-
48 Jam di Bangkok, dari Hunting Brand Lokal hingga Menyusuri Chao Phraya
-
Baru Selesai Overhaul, Sukhoi Su-30 MK2 TNI AU Keluar Landasan Saat Uji Terbang
-
Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu
-
5 Rekomendasi HP itel Murah RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran
-
Iran Akan 'Palak' dan Sita Kapal Lewat Selat Hormuz yang Bandel
-
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
-
Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan