- Maserasi parfum adalah proses yang dilakukan setelah parfum selesai dibuat dan sering dibahas oleh para pencinta fragrance.
- Proses ini dipercaya dapat membuat aroma parfum terasa lebih matang, halus, dan seimbang saat digunakan.
- Berikut penjelasan tentang maserasi parfum, manfaatnya, serta cara melakukannya dengan benar agar kualitas parfum tetap terjaga.
Pada umumnya, proses ini dapat berlangsung mulai dari sekitar dua minggu hingga beberapa bulan agar aroma berkembang secara optimal.
Cara Melakukan Maserasi Parfum
Disebutkan sebelumnya bahwa maserasi parfum bertujuan agar aroma menjadi lebih matang, menyatu, dan stabil sebelum digunakan.
Agar hasilnya optimal, proses ini perlu dilakukan dengan cara yang benar serta memperhatikan kondisi penyimpanan parfum.
Berikut cara melakukan maserasi parfum yang benar, merangkum laman axe.com dan sumber lainnya:
1. Tutup Botol dengan Rapat
Pastikan botol parfum tertutup rapat. Setelah membeli parfum, pastikan tutup botol terpasang dengan rapat agar komposisi di dalamnya tetap terjaga dan tidak mudah terpapar udara.
2. Simpan di Tempat yang Sejuk dan Gelap
Letakkan parfum di dalam lemari, laci, atau tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung serta jauh dari suhu panas dan kelembapan tinggi.
3. 'Istirahatkan' Parfum Selama Sekitar 1 sampai 4 Minggu
Baca Juga: 3 Parfum Lokal dengan SPL Kuat tapi Tidak Bikin Pusing, Rekomendasi Molita Lin
Biarkan parfum "beristirahat" tanpa digunakan agar minyak parfum dan alkohol dapat menyatu dengan sempurna.
Semakin lama proses maserasi dalam rentang waktu yang disarankan, aroma parfum umumnya akan terasa lebih halus dan seimbang.
4. Jangan Terlalu Sering Membuka Parfum selama Proses Berlangsung
Hindari membuka tutup botol atau menyemprot parfum setiap hari karena dapat mengganggu proses pematangan aroma. Jika ingin membandingkan hasilnya, gunakan botol lain sebagai sampel apabila tersedia.
5. Hindari Mengguncang/Mengocok Botol Parfum
Parfum tidak perlu dikocok setiap hari selama proses maserasi. Cukup biarkan botol tetap diam agar komposisi wewangian berkembang secara alami.
Setelah didiamkan selama waktu yang cukup, parfum siap digunakan dan biasanya akan menampilkan aroma yang lebih menyatu, lembut, serta memiliki performa yang lebih baik dibandingkan saat baru diracik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan