- Pakar kulit CeraVe menyatakan penggunaan sabun cuci muka salicylic acid setiap hari aman jika disesuaikan dengan jenis kulit.
- Pengguna disarankan memulai secara bertahap, memantau reaksi kulit, serta menyesuaikan frekuensi berdasarkan tipe kulit yang dimiliki masing-masing.
- Penggunaan produk ini wajib dibarengi dengan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit dan sunscreen guna melindungi dari paparan sinar UV.
Suara.com - Salicylic acid atau asam salisilat telah lama dikenal sebagai salah satu kandungan paling ampuh untuk mengatasi masalah jerawat.
Berbeda dengan scrub fisik, bahan ini bekerja dengan cara mengeksfoliasi kulit secara kimiawi. Ia bisa masuk ke dalam pori-pori untuk melarutkan sebum berlebih dan membersihkan kotoran yang tersumbat.
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah aman menggunakan sabun cuci muka atau facial wash yang mengandung salicylic acid setiap hari?
Berdasarkan panduan dari pakar kulit di CeraVe, jawabannya adalah boleh dan aman, asalkan disesuaikan dengan jenis kulit dan cara penggunaan yang benar.
"Anda dapat menggunakan sabun cuci muka salicylic acid setiap hari jika memiliki kulit berminyak, rentan berjerawat dan kulit kering dengan hidrasi yang tepat," demikian penjelasan yang dikutip dari CeraVe India.
Sebagai panduan, ada beberapa aturan penting yang perlu diperhatikan agar kulit tidak mengalami iritasi atau merusak skin barrier.
1. Aturan Berdasarkan Jenis Kulit
Frekuensi penggunaan sabun cuci muka ini sangat bergantung pada tipe kulit Anda.
Kulit Berminyak dan Rentan Berjerawat (Oily & Acne-Prone Skin): Penggunaan sekali sehari umumnya sangat efektif dan cukup untuk mengontrol produksi minyak serta mencegah timbulnya komedo dan jerawat baru.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Kulit Kombinasi (Combination Skin): Anda bisa menggunakannya sekali sehari atau diselang-seling dua hari sekali.
Kulit Kering dan Sensitif (Dry & Sensitive Skin): Bagi pemilik kulit sensitif, penggunaan setiap hari mungkin terlalu kuat. Disarankan untuk memulainya dengan frekuensi yang lebih rendah, yaitu 2 hingga 3 kali saja dalam seminggu, lalu pantau apakah ada reaksi iritasi.
Jika kulit cenderung kering, pastikan untuk selalu mendampinginya dengan formula pelembap yang dapat memperbaiki skin barrier.
2. Mulai secara Bertahap (Start Slow)
Jika Anda baru pertama kali mencoba facial wash dengan kandungan aktif ini, jangan langsung menggunakannya setiap hari.
Mulailah dengan frekuensi 2–3 kali seminggu untuk melihat bagaimana kulit Anda beradaptasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
4 Bedak Padat di Alfamart yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
-
5 Sunscreen Mengandung Niacinamide untuk Mencerahkan Wajah sesuai Review dan Harga
-
Gak Perlu AC Mahal! 3 Air Cooler Low Watt Ini Ampuh Dinginkan Ruangan Tanpa Bikin Kantong Jebol
-
Cara Memakai Wardah PDRN Glacier Tinted Lip Serum ala Amanda Zahra, Rahasia Bibir Plumpy
-
3 Foundation Brand Jepang dengan Hasil Glowing, Lengkap Review Pengguna
-
5 Cushion Tahan Lama Buat Panas-panasan, Makeup Tetap Flawless Meski Cuaca Terik
-
Lip Mousse untuk Apa? Ini Perbedaannya dengan Lip Cream
-
Lensa Kacamata yang Bisa Berubah Warna Sendiri? Ini 4 Rekomendasi dengan Review Bintang 5
-
Primer Sebaiknya Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan yang Benar agar Makeup Flawless
-
Jeje Govinda Lulus S1 Waktu 1,5 Tahun, Begini Aturan Kuliah Sarjana di Indonesia