- Pemakaian serum yang tidak cocok dapat menyebabkan kulit mengalami sensasi terbakar, kemerahan, serta peradangan hebat.
- Reaksi ketidakcocokan produk juga ditandai dengan munculnya jerawat baru, kulit kering, bruntusan, hingga produksi minyak berlebih.
- Pengguna harus segera menghentikan pemakaian produk, kembali ke perawatan dasar, dan memakai bahan penenang kulit.
Suara.com - Serum wajah adalah salah satu produk perawatan kulit (skincare) yang mengandung konsentrasi bahan aktif tinggi untuk mengatasi masalah kulit secara spesifik.
Namun, karena kandungannya yang kuat, tidak semua serum akan memberikan hasil yang diinginkan. Alih-alih membuat kulit glowing, salah pilih serum justru bisa merusak skin barrier.
Bagaimana cara mengetahui jika serum yang Anda gunakan tidak cocok? Simak tanda-tandanya berikut ini.
1. Muncul Rasa Terbakar atau Perih yang Menyengat
Wajar jika beberapa jenis serum (seperti Vitamin C atau eksfoliasi) memberikan sedikit efek tingling (cekit-cekit) sesaat setelah diaplikasikan.
Namun, jika Anda merasakan sensasi terbakar, panas, atau perih yang menyengat dan bertahan lama, itu adalah tanda peringatan. Hal ini menandakan bahan aktif di dalamnya terlalu keras untuk jenis kulit Anda atau menyebabkan iritasi.
2. Kemerahan dan Peradangan
Jika setelah memakai serum kulit Anda tampak merah seperti terbakar matahari, berhati-hatilah. Kemerahan yang disertai dengan pembengkakan ringan adalah sinyal bahwa kulit Anda mengalami inflamasi.
Hal ini sering terjadi jika serum mengandung pewangi (fragrance), alkohol tinggi, atau bahan aktif yang memicu alergi.
Baca Juga: Serum Viva Glowing White untuk Usia Berapa? Cuma Rp20 Ribuan, Cek Review Jujurnya di Sini!
3. Muncul Jerawat di Area yang Tidak Biasanya
Penting untuk membedakan antara purging dan breakout.
Purging: Biasanya terjadi saat memakai bahan aktif (seperti Retinol atau AHA/BHA) dan muncul di area yang memang sering berjerawat.
Breakout (Tidak Cocok): Jerawat muncul di area yang biasanya bersih, berukuran besar, merah, dan terasa sakit.
Menurut pakar dermatologi di laman Healthline, siklus regenerasi kulit manusia rata-rata berlangsung selama 28 hari.
Jika jerawat atau iritasi yang Anda alami menetap lebih dari 4 hingga 6 minggu, itu bukan lagi proses purging, melainkan tanda nyata bahwa serum tersebut tidak cocok di kulit Anda."
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Raih 139 Juta Views, Swapped Resmi Masuk Top 10 Film Terpopuler di Netflix
-
7 Tanda Serum Tidak Cocok di Kulit Wajah, Hentikan sebelum Makin Merusak Skin Barrier
-
Bukan dari Riset, Menkop Sebut Kopdes Dibentuk karena Prabowo Dapat Wangsit
-
Gugatan Alicia Djohar Kandas, Ki Kusumo Tetap sebagai Ketum PARFI
-
2 dari 6 Terduga Pembunuh Valenth Alexie Tamboto di Armenia Dipulangkan ke Indonesia
-
5 Moisturizer Niacinamide Lokal untuk Mencerahkan Wajah Kusam Sesuai Review Pengguna
-
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
-
Pengabdian Menjadi Kenangan yang Tak Terlupakan dalam Buku KKN Ceria
-
Buntut Keracunan Massal Siswa, Juru Masak SPPG Sumbergedang Jalani Pemeriksaan Intensif
-
Korupsi Pakan KBS: Saat Keserakahan Manusia Merampas Hak Satwa