-
Weton Tibo Gedhong diramalkan memiliki bakat kaya sejak lahir menurut Primbon.
-
Terdapat 8 Weton Tibo Gedhong dengan keberuntungan rezeki dan derajat tinggi.
-
Sikap pekerja keras dan relasi luas menjadi kunci utama sukses mereka.
Suara.com - Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton atau hari kelahiran masih sering dijadikan acuan untuk meramal nasib, watak, hingga peruntungan rezeki seseorang.
Salah satu istilah yang cukup populer dan dinanti-nantikan adalah weton "Tibo Gedhong".
Istilah Tibo Gedhong secara harfiah dapat diartikan sebagai orang yang memiliki garis hidup sukses dan berkecukupan.
Mengutip dari unggahan video di kanal YouTube Tria Tenov Chanel, Tibo Gedhong merupakan kasta tertinggi dalam perhitungan rezeki Primbon Jawa.
"Dalam kamus kitab Primbon Jawa disebut Tibo Gedhong, yang diramalkan memiliki bakat kaya dari lahir," ungkap Tria Tenov dalam videonya.
Lantas, weton apa saja yang masuk dalam kategori Tibo Gedhong dan apa artinya? Berikut ulasan selengkapnya.
Makna Weton Tibo Gedhong
Berdasarkan penjelasan Tria Tenov, orang yang lahir di bawah naungan Tibo Gedhong diyakini memiliki rezeki yang besar.
Mereka diprediksi memiliki keberuntungan luar biasa dalam hal materi dan derajat sosial.
Baca Juga: Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
"Keistimewaan weton ini luar biasa karena memiliki bakat kaya dari lahir," tambah Tria.
Daftar 8 Weton Tibo Gedhong
Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa yang dipaparkan dalam video tersebut, berikut adalah 8 weton yang masuk kategori tersebut:
1. Minggu Kliwon (Neptu 13)
Pemilik weton ini dikenal memiliki sifat lembut, sopan, namun tertutup.
Meski pendiam, mereka punya pergaulan luas dan kegigihan luar biasa dalam memperjuangkan keinginan.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Berapa Daya Listrik Kulkas Mini Portable? Cek Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
6 Weton Paling Keras Kepala Menurut Primbon Jawa, Tapi Berpotensi Kaya Raya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026