Lifestyle / Relationship
Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB
Detektif Jubun dan ideclare bagikan cara bedakan cinta, manipulasi, dan penipuan. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Private investigator Jubun menyatakan dalam Instagram Live ideclare bahwa perhatian intens di awal bisa menjadi modus love scam atau manipulasi emosional.
  • Jubun menjelaskan bahwa cinta sehat tumbuh bertahap, sementara manipulasi dan love bombing sengaja mempercepat kepercayaan demi mengeruk keuntungan pribadi korban.
  • Jubun mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi fakta pasangan dan waspada jika hubungan mulai melibatkan permintaan uang atau transaksi besar.
Detektif Jubun dan ideclare bagikan cara bedakan cinta, manipulasi, dan penipuan. (Dok. Ist)

Saat Perasaan Mengalahkan Logika

Berdasarkan pengalamannya menangani berbagai kasus, Jubun mengatakan banyak korban manipulasi sebenarnya adalah orang-orang yang cerdas. Namun, ikatan emosional yang kuat membuat mereka sulit melihat berbagai kejanggalan secara objektif.

Korban sering kali memilih memaklumi kebohongan, mencari pembenaran atas perilaku pasangan, atau mengabaikan peringatan dari orang-orang terdekat demi mempertahankan hubungan.

"Manipulasi yang efektif sering kali tidak terasa seperti manipulasi. Korban merasa sedang mengambil keputusan sendiri, padahal cara berpikir dan emosinya perlahan telah diarahkan," jelasnya.

Karena itu, Jubun mengingatkan agar masyarakat lebih waspada ketika hubungan mulai melibatkan permintaan uang, pinjaman, investasi, penggunaan rekening, akses akun pribadi, dokumen penting, maupun transaksi dalam jumlah besar.

Menurutnya, semakin besar risiko yang diminta dalam sebuah hubungan, semakin penting pula proses verifikasi dilakukan.

Hubungan yang sehat dibangun di atas rasa saling percaya yang tumbuh secara bertahap, bukan tekanan emosional atau keputusan yang dipaksakan. Di tengah maraknya interaksi digital, kemampuan mengenali red flag dan memisahkan cinta dari manipulasi menjadi bekal penting agar tidak terjebak dalam hubungan yang merugikan.

Load More