Lifestyle / Komunitas
Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB
ilustrasi Weton Tulang Wangi (dibuat dengan ChatGPT)
Baca 10 detik
  • Sahid Teguh Widodo dari UNS menjelaskan weton tulang wangi merupakan kepercayaan budaya Jawa untuk menyambut 1 Suro sebagai sarana refleksi diri.
  • Primbon Jawa menyebutkan pemilik weton tulang wangi memiliki energi spiritual, aura menenangkan, sikap santun, serta intuisinya yang kuat.
  • Budayawan mengingatkan weton adalah simbol tradisi introspeksi diri sehingga tidak dapat dijadikan patokan mutlak untuk menilai masa depan seseorang.

Suara.com - Ciri-ciri orang yang memiliki weton tulang wangi kerap menjadi perbincangan. Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tulang wangi dipercaya dimiliki oleh orang-orang dengan karakter dan aura yang berbeda dibandingkan weton lainnya.

Meski demikian, penting dipahami bahwa weton tulang wangi merupakan bagian dari kepercayaan budaya Jawa, bukan konsep yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Oleh karena itu, berbagai penafsiran mengenai sifat maupun aura seseorang berdasarkan weton sebaiknya dipahami sebagai warisan tradisi yang hidup di masyarakat.

Kepala Pusat Unggulan Iptek Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sahid Teguh Widodo, menjelaskan bahwa weton tulang wangi merupakan salah satu bentuk kepercayaan masyarakat yang muncul dalam menyambut 1 Suro atau 1 Muharram.

Menurut Sahid, kemunculan kepercayaan mengenai weton tulang wangi maupun berbagai tradisi malam 1 Suro merupakan bentuk self-cultivation atau budidaya diri. Tradisi tersebut menjadi sarana refleksi dan persiapan batin masyarakat Jawa dalam menapaki sesuatu yang baru, yakni memasuki Tahun Baru Islam.

Dengan demikian, weton tulang wangi lebih tepat dipahami sebagai bagian dari simbol budaya yang mengajarkan introspeksi, bukan sebagai ukuran mutlak mengenai nasib atau keistimewaan seseorang.

Apa Itu Weton Tulang Wangi?

Dalam primbon Jawa, istilah weton tulang wangi merujuk pada orang yang dipercaya memiliki energi spiritual, pembawaan yang menenangkan, serta daya tarik alami. Sebutan "tulang wangi" bukan berarti tulangnya benar-benar mengeluarkan aroma harum, melainkan merupakan ungkapan simbolis yang menggambarkan seseorang yang memiliki "keharuman" nama, perilaku, maupun kepribadian.

Kepercayaan ini berkembang secara turun-temurun dan banyak dikaitkan dengan momentum bulan Suro yang dianggap sebagai waktu untuk membersihkan diri, memperkuat spiritualitas, serta mendekatkan diri kepada Tuhan.

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi

Berikut sejumlah ciri yang dalam tradisi Jawa sering dikaitkan dengan orang yang memiliki weton tulang wangi.

Baca Juga: 6 Weton Paling Keras Kepala Menurut Primbon Jawa, Tapi Berpotensi Kaya Raya

1. Memiliki Aura yang Menenangkan
Salah satu ciri yang paling sering disebut adalah memiliki aura teduh. Kehadirannya membuat orang lain merasa nyaman meski baru pertama kali bertemu.

Banyak orang merasa mudah percaya atau terbuka kepada sosok yang dianggap memiliki pembawaan seperti ini.

2. Berkepribadian Sopan dan Rendah Hati
Orang yang dikaitkan dengan weton tulang wangi dipercaya tidak suka menyombongkan diri. Mereka cenderung santun dalam berbicara, menghargai orang lain, dan mudah diterima di berbagai lingkungan.

Sikap rendah hati inilah yang membuatnya dihormati tanpa harus meminta pengakuan.

3. Intuisinya Cukup Kuat
Dalam kepercayaan primbon, pemilik weton tulang wangi disebut memiliki kepekaan batin yang baik. Mereka sering dipercaya mampu membaca situasi atau firasat sebelum sesuatu terjadi.

Meski demikian, hal ini merupakan bagian dari kepercayaan tradisional dan tidak memiliki dasar ilmiah.

Load More