Lifestyle / Female
Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Perempuan Keraton Yogyakarta telah lama melestarikan tradisi luluran berbahan alami sebagai bagian dari filosofi keseimbangan hidup.
  • Purbasari meluncurkan Lulur Mandi Teh Keraton yang memadukan bahan alami tradisional dengan sains modern untuk kesehatan kulit.
  • Purbasari menggelar acara edukasi bagi Generasi Z di Yogyakarta untuk memperkenalkan filosofi dan melestarikan budaya luluran Nusantara.

"Kami ingin melestarikan budaya Nusantara dan memberikan wawasan tentang kekayaan lokal yang tak kalah dengan produk luar negeri. Lulur Teh Keraton menjadi salah satu yang kami hadirkan agar masyarakat bisa merasakan perawatan ala keraton di rumah," ujar Carensca.

Menurutnya, kekayaan alam Indonesia menyimpan banyak bahan yang telah digunakan secara turun-temurun dalam tradisi kecantikan. 

Dengan sentuhan formulasi modern, manfaat bahan-bahan alami tersebut dapat dinikmati dalam rutinitas perawatan sehari-hari tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi asal-usulnya.

Di tengah derasnya tren kecantikan global, tradisi lulur keraton menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki warisan perawatan tubuh yang kaya akan filosofi sekaligus memanfaatkan bahan-bahan alami. 

Inovasi yang menggabungkan tradisi dan teknologi diharapkan mampu membuat ritual luluran tetap relevan, sehingga generasi masa kini dapat terus mengenal dan melestarikan salah satu kekayaan budaya Nusantara.

Load More