- Perempuan Keraton Yogyakarta telah lama melestarikan tradisi luluran berbahan alami sebagai bagian dari filosofi keseimbangan hidup.
- Purbasari meluncurkan Lulur Mandi Teh Keraton yang memadukan bahan alami tradisional dengan sains modern untuk kesehatan kulit.
- Purbasari menggelar acara edukasi bagi Generasi Z di Yogyakarta untuk memperkenalkan filosofi dan melestarikan budaya luluran Nusantara.
"Kami ingin melestarikan budaya Nusantara dan memberikan wawasan tentang kekayaan lokal yang tak kalah dengan produk luar negeri. Lulur Teh Keraton menjadi salah satu yang kami hadirkan agar masyarakat bisa merasakan perawatan ala keraton di rumah," ujar Carensca.
Menurutnya, kekayaan alam Indonesia menyimpan banyak bahan yang telah digunakan secara turun-temurun dalam tradisi kecantikan.
Dengan sentuhan formulasi modern, manfaat bahan-bahan alami tersebut dapat dinikmati dalam rutinitas perawatan sehari-hari tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi asal-usulnya.
Di tengah derasnya tren kecantikan global, tradisi lulur keraton menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki warisan perawatan tubuh yang kaya akan filosofi sekaligus memanfaatkan bahan-bahan alami.
Inovasi yang menggabungkan tradisi dan teknologi diharapkan mampu membuat ritual luluran tetap relevan, sehingga generasi masa kini dapat terus mengenal dan melestarikan salah satu kekayaan budaya Nusantara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini