- United Detroit hadir dalam 12 seri dengan harga mulai Rp2 jutaan.
- Setiap varian menawarkan spesifikasi frame, fork, dan rem yang berbeda.
- Cek harga dan spesifikasi lengkap sebelum memilih sepeda gunung United Detroit yang sesuai kebutuhan.
Untuk pengereman, sepeda ini menggunakan hydraulic disc brake di bagian depan maupun belakang. Sementara itu, stem yang digunakan adalah Nautilus EXT 60 mm dengan bar bore 31,8 mm.
4. United Detroit 2.00
Harga: Rp3.520.000
United Detroit 2.00 memakai frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing serta Breach Alloy Fork bertravel 100 mm dengan fitur lock out.
Berbeda dari seri entry-level, sepeda ini sudah menggunakan hydraulic disc brake di roda depan dan belakang. Stem menggunakan United Alloy Bar Bore 31,8 mm.
5. United Detroit 2.1
Harga: Rp3.520.000
Detroit 2.1 memiliki spesifikasi yang serupa dengan Detroit 2.00. Sepeda MTB ini menggunakan frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing dan Breach Alloy Fork bertravel 100 mm.
Pengeremannya mengandalkan hydraulic disc brake pada roda depan dan belakang. Sementara itu, stem-nya memakai United Alloy Bar Bore 31,8 mm.
Baca Juga: Perbedaan Rem Hidrolik vs Mekanik pada Sepeda: Pilih yang Mana?
6. United Detroit 291
Harga: Rp3.406.000
United Detroit 291 menggunakan alloy frame dengan internal cable routing, seat tube ID 30.9 mm, OLD 142 mm, dan bottom bracket 1.37 x 24T.
Suspensi depan sepeda gunung ini menggunakan Breach Fork dengan travel 120 mm dan OLD 100 mm. Sistem pengeremannya sudah memakai hydraulic disc brake di kedua roda, sedangkan stem menggunakan United Component EXT 70 mm x 31,8 mm.
7. United Detroit 4.1
Harga: Rp5.000.000
Detroit 4.1 dibekali frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing serta Thru Axle 142 mm.
Suspensi depannya menggunakan Suntour XCM30 dengan travel 120 mm dan fitur lock out. Pengereman depan maupun belakang menggunakan hydraulic disc brake, sedangkan stem memakai United Alloy Bar Bore 31,8 mm.
8. United Detroit 4.2
Harga: Rp5.190.000
United Detroit 4.2 memiliki spesifikasi yang hampir serupa dengan Detroit 4.1. Model ini menggunakan frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing dan Thru Axle 142 mm.
Bagian depannya menggunakan Suntour XCM30 bertravel 120 mm dengan lock out. Sistem pengeremannya memakai hydraulic disc brake, sedangkan stem menggunakan Nautilus Alloy Bar Bore 31,8 mm.
9. United Detroit 6.1
Harga: Rp6.450.000
Detroit 6.1 menggunakan frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing dan Thru Axle 142 mm.
Fork depannya memakai Suntour XCM32 dengan travel 120 mm serta Thru Axle 100 mm.
Pengereman menggunakan hydraulic disc brake di bagian depan dan belakang, sementara stem menggunakan United Alloy Bar Bore 31,8 mm.
10. United Detroit 7.1
Harga: Rp9.200.000
Detroit 7.1 menjadi seri dengan harga paling tinggi dalam lini ini. Sepeda gunung dari United ini menggunakan frame carbon dengan internal cable routing.
Bagian depannya diketahui menggunakan Suntour XCM32 dengan travel 120 mm untuk roda 27,5 inci dan 100 mm untuk roda 29 inci.
Lebih lanjut, sistem pengereman depan dan belakang Detroit 7.1 memakai hydraulic disc brake, sedangkan stem menggunakan Alloy Bar Bore 31,8 mm.
11. United Detroit EZ
Harga: Rp2.570.000
United Detroit EZ merupakan salah satu varian paling terjangkau dalam keluarga Detroit. Sepeda MTB ini menggunakan frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing.
Suspensi depannya memakai Breach Alloy Fork bertravel 100 mm dengan lock out. Lalu, sistem pengereman masih menggunakan mechanical disc brake pada roda depan dan belakang, sedangkan stem memakai United Alloy Bar Bore 31,8 mm.
12. United Detroit 1.00
Harga: Rp2.745.000
United Detroit 1.00 menggunakan frame alloy 27,5 inci dengan internal cable routing serta Breach Alloy Fork bertravel 100 mm dan fitur lock out.
Untuk sistem pengereman, sepeda gunung ini dibekali dengan mechanical disc brake pada roda depan dan belakang. Sementara itu, bagian stem menggunakan United Alloy Bar Bore 31,8 mm.
Berita Terkait
-
Perbedaan Rem Hidrolik vs Mekanik pada Sepeda: Pilih yang Mana?
-
Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Phoenix Terlaris Manis di Shopee
-
Apa Saja Merek Motor Listrik yang Populer di Indonesia? Ini 5 Rekomendasinya, Harga Mirip Vario
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement