- Artikel membahas enam rekomendasi sepeda mulai harga Rp2 jutaan hingga Rp32 juta untuk menghadapi jalur menanjak.
- Model sepeda yang direkomendasikan meliputi Odessy Fuse 885, Element Jasper 700C, Odessy Celcius Canberra, dan United Clovis 5.10.
- Pilihan sepeda lainnya mencakup Camp Slix Z9 serta Polygon Siskiu T8 yang dibanderol sekitar Rp31 juta hingga Rp32 juta.
Salah satu keunggulan Canberra untuk rute menanjak adalah cassette SUNSHINE 11-50T. Rentang tersebut menyediakan sprocket besar 50T yang dapat membantu pesepeda mendapatkan kayuhan lebih ringan ketika menghadapi tanjakan. (Atantis Odessy Celcius Sumax)
Spesifikasinya terdiri dari fork full alloy lock-out suspension, shifter Sensah High Level SL-RX11 11-speed, rear derailleur Sensah High Level RD-MX11, crank 34T, cassette 11-50T, serta rem cakram hidrolik Logan depan dan belakang. Frame yang digunakan berukuran 27,5 x 16 inci. (Atantis Odessy Celcius Sumax)
Harga: sekitar Rp3,6 juta-Rp3,8 juta berdasarkan sejumlah listing yang tersedia. (Shopee Indonesia)
Odessy Celcius Canberra
Rp 3.710.000
4. United Clovis 5.10
Jika mencari MTB yang lebih serius untuk menghadapi tanjakan dan jalur XC, United Clovis 5.10 layak masuk daftar pertimbangan.
United menyebut Clovis 5.10 sebagai MTB kategori XC yang dirancang untuk menghadapi tanjakan maupun turunan. Sepeda ini menggunakan hydroformed alloy double-butted hardtail frame dengan Boost thru-axle. (United Bike)
Untuk drivetrain, Clovis 5.10 menggunakan Shimano Deore M5100 1 x 11 speed dengan cassette 11-50T. Kombinasi tersebut menjadi salah satu nilai jual utama karena sprocket 50T dapat memberikan rasio ringan untuk menaklukkan tanjakan.
Model ini juga dilengkapi fork Venom Air Boost dengan travel 120 mm untuk roda 27,5 inci atau 100 mm untuk roda 29 inci, serta rem hidrolik Shimano MT200 dengan rotor 160 mm. Ban yang digunakan adalah Maxxis Ardent 2 berukuran 27,5 x 2,25 atau 29 x 2,25 inci. (United Bike)
Baca Juga: Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?
Harga: Rp7.300.000 di situs resmi United Bike. (United Bike)
United Clovis 5.10
Rp 7.300.000
5. Camp Slix Z9
Camp Slix Z9 merupakan MTB 27,5 inci dengan frame alloy dan internal cable routing. Salah satu data spesifikasi mencantumkan bobot sekitar 16 kg sehingga relatif lebih ringan dibanding sejumlah MTB entry-level dengan frame berbahan baja. (Blibli)
Sepeda ini memakai drivetrain Shimano Altus 2 x 9 speed dengan cassette 11-36T. Crankset double speed, fork suspensi, rem cakram hidrolik, serta ban WTB 27,5 x 2,20 inci melengkapi spesifikasinya. (Element Bike)
Dengan kombinasi 2 x 9 speed, Camp Slix Z9 menawarkan cukup banyak pilihan rasio untuk menghadapi tanjakan. Namun, dibanding Clovis 5.10 yang memiliki sprocket hingga 50T, rasio paling ringan Slix Z9 lebih terbatas.
Harga: sekitar Rp6,4 juta-Rp7,25 juta berdasarkan beberapa listing yang tersedia. (Blibli)
Camp Slix Z9
Rp 6.531.250
6. Polygon Siskiu T8
Bagi yang memiliki budget lebih besar dan mencari MTB untuk jalur trail serius, Polygon Siskiu T8 merupakan pilihan kelas premium dalam daftar ini.
Siskiu T8 menggunakan konstruksi trail dengan kombinasi geometri yang dirancang untuk menghadapi tanjakan, turunan, bebatuan, akar, hingga tikungan sempit. Versi terbaru dengan UDH menggunakan frame alloy, roda 29 inci, rear travel 140 mm, serta drivetrain 1 x yang dirancang untuk membantu pesepeda tetap fokus saat melewati tanjakan. (Polygon Bikes)
Polygon juga menyebut model ini memiliki 140 mm rear travel dan roda 29 inci. Dropper post menjadi salah satu fitur yang membantu kontrol sepeda ketika menghadapi perubahan medan. (Polygon Bikes)
Untuk harga, Polygon mencantumkan Rp31 juta untuk Siskiu T8 dan Rp32 juta untuk Siskiu T8 with UDH di Pulau Jawa. (Polygon Bikes)
Polygon Siskiu T8
Rp 31.200.000
Perlu diingat, istilah "enteng buat nanjak" tidak hanya ditentukan bobot sepeda. Rasio gigi, ukuran ban, geometri frame, tingkat kemiringan tanjakan, dan kemampuan pesepeda turut menentukan seberapa ringan sepeda dikayuh. Harga di atas juga dapat berubah mengikuti ukuran, varian, promo, dan stok penjual.
Berita Terkait
-
Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?
-
Sepeda Lipat Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Bike to Work dan Olahraga
-
7 Kelebihan Sepeda Lipat Dibanding Sepeda Biasa, Selain Lebih Praktis dan Aman
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem
-
Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin
-
Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!
-
Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah
-
Dikelola dengan Akal Sehat, Setoran Dividen BUMN Justru Melonjak 400%
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial
-
Prabowo Soroti Tambang Ilegal di Babel, DPR Ikut Bersuara soal Oknum Aparat
-
Spesifikasi dan Harga Alva N3 yang Mirip dengan Motor Listrik Nasional
-
Ngaku Didatangi 4 Petugas Pajak Usai Kritik Menkeu Purbaya, Ferry Latuhihin: Ini Abuse of Power!