- Berdasarkan KBBI, kata dirgahayu berarti berumur panjang dan digunakan sebagai doa untuk negara atau organisasi yang berulang tahun.
- Penggabungan frasa dirgahayu dengan HUT RI atau penyebutan angka usia kemerdekaan merupakan kesalahan penulisan yang harus dihindari.
- Penulisan ucapan peringatan kemerdekaan yang tepat adalah menggunakan frasa Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Suara.com - Kata dirgahayu hampir selalu muncul menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus. Kata ini kerap ditulis pada spanduk, poster, media sosial, hingga ucapan HUT RI.
Namun, masih banyak yang keliru menggunakan kata dirgahayu, terutama ketika menggabungkannya dengan frasa "HUT RI" atau angka usia kemerdekaan.
Lantas, apa arti dirgahayu dan bagaimana cara penulisan yang benar untuk ucapan HUT RI?
Apa arti dirgahayu?
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dirgahayu merupakan kata sifat yang berarti berumur panjang. Kata ini biasanya ditujukan kepada negara atau organisasi yang sedang memperingati hari jadinya. (Cari.co)
Dalam konteks peringatan kemerdekaan Indonesia, kata dirgahayu digunakan sebagai bentuk doa atau harapan agar Republik Indonesia memiliki umur panjang dan terus berjaya.
Dengan demikian, ucapan "Dirgahayu Republik Indonesia" dapat dimaknai sebagai harapan agar Republik Indonesia berumur panjang.
Balai Bahasa Provinsi Maluku juga menjelaskan bahwa penggunaan "Dirgahayu Republik Indonesia" merupakan bentuk harapan agar Republik Indonesia berumur panjang.
Kenapa "Dirgahayu HUT RI" salah?
Salah satu kesalahan yang sering ditemukan adalah penulisan:
Baca Juga: Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!
"Dirgahayu HUT RI"
Ungkapan tersebut kurang tepat karena kata dirgahayu sudah bermakna harapan agar berumur panjang, sedangkan HUT merupakan singkatan dari Hari Ulang Tahun.
Karena itu, keduanya tidak perlu digabungkan dalam satu frasa.
Penulisan yang lebih tepat adalah: "Dirgahayu Republik Indonesia" atau "Dirgahayu RI".
Bentuk tersebut juga telah dijelaskan dalam rujukan kebahasaan Balai Bahasa. (Balai Bahasa Provinsi Maluku)
Apakah boleh menulis "Dirgahayu RI ke-81"?
Berita Terkait
-
Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!
-
HUT RI Milik Siapa? Ketika Negara Merayakan dengan APBN, Warga dengan Iuran
-
Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat
-
10 Link Twibbon HUT TNI Terbaru, Download Langsung Pasang di Foto
-
20+ Contoh Caption Ucapan HUT RI yang Inspiratif dan Bikin Makin Cinta Tanah Air
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ada Pesta Rakyat hingga Kirab Bendera di Jakarta, Belasan Ribu Personel Dikerahkan saat HUT ke-81 RI
-
Apa Arti Dirgahayu? Ini Cara Penulisan yang Benar untuk Ucapan HUT RI
-
Upacara Penurunan Bendera Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026
-
itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard
-
Suasana Khidmat Tengah Malam: Momen Presiden Prabowo Mengheningkan Cipta di Depan Makam Pahlawan
-
Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
-
Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok
-
Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?
-
Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan