Lifestyle / Female
Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB
Ilustrasi skin tint (Magnific)
Baca 10 detik
  • Pemilihan shade skin tint yang tidak sesuai dapat menyebabkan wajah tampak kusam, abu-abu, atau mengalami oksidasi.
  • Anda perlu mengenali undertone kulit dan mencocokkan warna produk hingga ke area leher agar hasilnya natural.
  • Lakukan uji warna atau swatch pada rahang dan tunggu beberapa menit untuk mengantisipasi perubahan oksidasi produk.

Suara.com - Skin tint menjadi pilihan banyak orang karena memberikan hasil makeup yang ringan dan natural.
Warna skin tint yang tepat dapat membuat wajah terlihat lebih segar tanpa kesan terlalu tebal.

Namun, shade yang kurang sesuai bisa membuat wajah tampak abu-abu, kusam, atau lebih gelap setelah beberapa jam pemakaian.

Oksidasi juga dapat membuat warna skin tint berubah setelah bercampur dengan minyak, skincare, dan udara.

Pemilihan shade yang tepat menjadi salah satu cara untuk menjaga tampilan complexion tetap terlihat natural.

Berikut cara memilih shade skin tint agar wajah tidak mudah terlihat kusam akibat perubahan warna.

1. Kenali Undertone Kulit

Undertone menjadi dasar penting saat memilih shade skin tint.

Kulit dengan undertone warm biasanya cocok dengan warna bernuansa kuning atau keemasan, sedangkan cool cenderung sesuai dengan rona pink atau kemerahan.

Undertone neutral biasanya lebih fleksibel menggunakan shade dengan perpaduan kedua rona tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Mesh Cushion? Ini 3 Rekomendasinya yang Paling Tahan Lama

2. Pilih Shade yang Mendekati Warna Leher

Jangan hanya mencocokkan skin tint dengan warna wajah karena area tersebut bisa memiliki warna berbeda akibat paparan matahari.

Coba aplikasikan sedikit produk pada rahang hingga leher untuk melihat apakah warnanya menyatu secara alami.

Shade yang terlalu terang atau gelap dapat membuat complexion terlihat tidak merata.

3. Jangan Langsung Memilih Shade Terang

Skin tint yang lebih terang tidak selalu membuat wajah terlihat lebih cerah.

Load More