- Kartika Sari Dewi Soekarno lahir di Tokyo pada 11 Maret 1967 sebagai putri tunggal Soekarno dan Ratna Sari Dewi Soekarno.
- Ia menjalani pendidikan di Swiss serta meniti karier profesional di bidang jurnalistik dan periklanan di Jepang serta Amerika Serikat.
- Pada tahun 1998, ia mendirikan Kartika Soekarno Foundation untuk membantu pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia selama krisis ekonomi.
Suara.com - Nama Kartika Sari Dewi Soekarno kembali menarik perhatian. Banyak yang bertanya Kartika Sawi Dewi Soekarno anak siapa?
Lahir dan tumbuh di luar Indonesia, Kartika menjalani sebagian besar kehidupannya dalam lingkungan internasional sebelum kemudian mengarahkan perhatian pada kegiatan sosial.
Jejak hidupnya tidak hanya berkaitan dengan nama besar keluarga Soekarno, tetapi juga perjalanan profesional hingga kepeduliannya terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia.
Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa?
Kartika Sari Dewi Soekarno merupakan putri tunggal Soekarno dari pernikahannya dengan Ratna Sari Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno.
Karina Kartika Sari Dewi Soekarno lahir di Tokyo, Jepang, pada 11 Maret 1967 dari pasangan Soekarno dan Ratna Sari Dewi Soekarno.
Ratna Sari Dewi, yang memiliki nama lahir Naoko Nemoto, merupakan perempuan asal Jepang yang menikah dengan Soekarno dan kemudian dikenal luas dengan nama Dewi Soekarno.
Kartika merupakan anak tunggal dari pasangan tersebut dan menjadi salah satu putri Soekarno yang menjalani kehidupan jauh dari panggung politik Indonesia.
Sejak kecil, Kartika dibesarkan di Paris dan kemudian menempuh pendidikan di Swiss, sehingga lingkungan internasional menjadi bagian penting dalam pembentukan pengalaman hidupnya.
Perjalanan Karier Kartika Sari Dewi Soekarno
Setelah menyelesaikan pendidikan, Kartika kembali ke Jepang bersama ibunya dan memulai karier di bidang jurnalistik dengan bekerja pada sebuah stasiun televisi di Tokyo.
Baca Juga: Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti
Perjalanan profesionalnya kemudian berlanjut ke Amerika Serikat ketika ia bekerja di sebuah biro periklanan di New York.
Pengalaman bekerja di bidang media dan periklanan membuat Kartika memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai lingkungan profesional sebelum akhirnya semakin dekat dengan aktivitas sosial.
Ia juga pernah bekerja di sebuah yayasan swasta di Amerika Serikat, yang kemudian menjadi salah satu pengalaman penting sebelum mendirikan organisasi sosialnya sendiri.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kiprah Kartika tidak berhenti pada identitasnya sebagai putri Soekarno, tetapi berkembang melalui pengalaman profesional yang dijalaninya di sejumlah negara.
Dirikan Kartika Soekarno Foundation
Kepedulian Kartika terhadap pendidikan anak Indonesia kemudian diwujudkan melalui pendirian Kartika Soekarno Foundation (KSF) pada 1998.
Yayasan tersebut dibentuk ketika kawasan Asia Tenggara menghadapi krisis ekonomi yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk akses anak-anak terhadap pendidikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Joe Taslim Gabung Extraction 3, Adu Aksi dengan Chris Hemsworth
-
JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha
-
Debat Panas Fatimah BEMI UI vs Kombes Reynold Elisa, Netizen: Nama Tengahnya Pemberani
-
3 Shio yang Paling Pantang Menyerah dan Siap Meraih Kesuksesan Finansial
-
RAPBN 2027: Pemerintah Targetkan Penerimaan PPh Rp 1.277,7 Triliun, Naik 9,9%
-
Satukan Olahraga dan Aksi Sosial, Great Eastern Womens Run 2026 'Pecah' di Jakarta
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar GSM Bertema "Noesantara 45" Sambut HUT ke-81 RI
-
Harga Semakin Mahal, Investasi Emas Kini Tak Perlu Tunggu Modal Besar
-
Persaingan Investasi Toyota Memanas Thailand Rombak Aturan Pajak Demi Bendung Indonesia
-
Viral Wanita Dianiaya Kekasih di Jalanan Medan, Pelaku Positif Narkoba