- Ade Budi Satria menjelaskan cara mengatur posisi sadel sepeda gunung untuk meningkatkan kenyamanan dan meminimalkan cedera.
- Pesepeda dapat menyesuaikan sudut sadel yang datar atau menukik berdasarkan medan tanjakan maupun turunan yang dilalui.
- Pengaturan ketinggian sadel dan posisi lutut yang tepat dilakukan agar kayuhan pedal menjadi jauh lebih efisien.
Cara ini digunakan sebagai titik awal untuk menemukan ketinggian sadel yang sesuai. Setelah mendapat posisi awal, pesepeda tetap perlu mencobanya dengan mengayuh sepeda untuk memastikan posisi tersebut benar-benar nyaman.
3. Perhatikan Apakah Pinggul Masih Goyang
Ada satu tanda penting yang perlu diperhatikan setelah ketinggian saddle dinaikkan.
Jika ketika mengayuh posisi pinggul masih terlihat bergoyang atau tubuh harus bergerak ke kanan dan kiri untuk menjangkau pedal, hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa saddle terlalu tinggi.
Dalam kondisi tersebut, turunkan saddle sedikit dan lakukan pengecekan kembali.
Posisi sadel yang terlalu tinggi bukan hanya berpotensi membuat gowesan terasa tidak nyaman, tetapi juga dapat membuat tubuh kehilangan posisi yang stabil ketika mengayuh.
4. Cek Posisi Lutut Saat Mengayuh
Sebaliknya, apabila saat mengayuh kaki dan lutut masih terlalu menekuk, posisi saddle bisa jadi terlalu rendah.
Saddle yang terlalu pendek membuat sudut lutut menjadi lebih kecil ketika pedal berada di posisi bawah. Akibatnya, gerakan mengayuh dapat terasa kurang leluasa.
Baca Juga: Sepeda MTB Pacific Tranzline Berapa Harganya? Ini Seri, Spesifikasi dan Kelebihannya
Karena itu, setelah melakukan pengaturan awal dengan posisi tumit, coba kembali mengayuh sepeda menggunakan posisi kaki normal. Perhatikan apakah lutut terlalu menekuk atau justru kaki terlalu menjangkau pedal.
5. Lakukan Penyesuaian Sedikit Demi Sedikit
Menemukan posisi saddle yang ideal tidak selalu bisa dilakukan hanya dalam satu kali pengaturan. Setelah mendapatkan posisi awal, lakukan percobaan dengan menaikkan atau menurunkan seatpost secara bertahap.
Pengendara juga perlu memperhatikan medan yang biasa dilalui. Posisi yang nyaman untuk bersepeda di jalan datar belum tentu terasa sama ketika digunakan untuk menghadapi tanjakan panjang atau jalur downhill.
Selain itu, pastikan seatpost dan saddle terkunci dengan kuat setelah selesai melakukan penyetelan. Buku panduan pemilik sepeda United, misalnya, juga mengingatkan agar klem saddle dikencangkan sehingga sadel tidak bergerak pada seatpost.
Mengatur tinggi saddle dan seatpost mungkin terlihat seperti hal kecil, tetapi posisinya dapat memengaruhi kenyamanan selama bersepeda. Seperti dijelaskan Ade Budi Satria, posisi saddle dan seatpost yang benar membantu meningkatkan kenyamanan, membuat kayuhan lebih efisien, sekaligus membantu meminimalkan risiko cedera.
Jadi, sebelum berangkat gowes, luangkan waktu beberapa menit untuk mengecek angle saddle, tinggi seatpost, posisi pinggul, dan tekukan lutut. Pengaturan sederhana ini bisa membuat perjalanan dengan sepeda gunung terasa lebih nyaman dan tidak mudah membuat tubuh pegal.
Berita Terkait
-
6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem
-
6 Jenis Sepeda Gunung dan Fungsinya, Pilih MTB Paling Sesuai Medan Lintasan
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini
-
Sepeda MTB Pacific Tranzline Berapa Harganya? Ini Seri, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern