- Cermin di kamar tidur tidak hanya berfungsi untuk bercermin, tetapi juga dapat membuat ruangan terasa lebih luas.
- Dalam Feng Shui, posisi cermin dipercaya memengaruhi aliran energi dan kenyamanan istirahat sehingga ada posisi yang sebaiknya dihindari.
- Penataan cermin yang tepat dapat membantu kamar tetap nyaman, rapi, dan selaras dengan prinsip Feng Shui.
Dengan begitu, fungsi cermin sebagai elemen dekorasi sekaligus pemberi kesan luas tetap bisa dimanfaatkan tanpa dianggap menghambat aliran energi dalam kamar.
3. Hindari cermin yang memantulkan area berantakan
Dalam Feng Shui, cermin dipercaya dapat memantulkan dan menyebarkan energi yang ada di sekitarnya sehingga sebaiknya tidak diarahkan ke area kamar yang berantakan.
Tumpukan pakaian, meja penuh barang, atau sudut ruangan yang kacau dipercaya dapat membuat energi kamar terasa kurang positif dan berpotensi mengganggu ketenangan.
Sebaliknya, arahkan cermin pada area yang rapi atau memiliki sesuatu yang menarik untuk dipandang.
Jika pantulan cermin memperlihatkan sudut kamar yang berantakan, ini bisa menjadi pengingat untuk merapikannya agar suasana ruangan terasa lebih nyaman.
4. Hindari penggunaan cermin atau sembunyikan keberadaannya
Menurut sebagian praktisi Feng Shui, kamar tidur sebaiknya memiliki energi yang tenang dan minim pergerakan sehingga penggunaan cermin justru disarankan untuk dikurangi.
Jika memungkinkan, Anda tidak perlu memasang cermin di kamar tidur atau memilih lokasi yang membuatnya tidak terlalu dominan di dalam ruangan.
Baca Juga: 7 Tips Feng Shui Toko agar Ramai Pembeli dan Rezeki Lancar
Namun jika cermin tetap dibutuhkan, Anda bisa memilih model yang dapat disembunyikan ketika tidak digunakan.
Misalnya, pasang cermin di bagian dalam pintu lemari pakaian sehingga cermin dapat ditutup dan tidak terlihat saat Anda sedang beristirahat.
5. Letakkan cermin di dekat jendela
Jika cermin harus ditempatkan di area terbuka, meletakkannya di dekat jendela bisa menjadi pilihan yang lebih baik menurut prinsip Feng Shui.
Posisi ini memungkinkan cermin memantulkan cahaya alami dan, jika pemandangan di luar menarik, membantu menghadirkan kesan ruangan yang lebih terang dan hidup.
Anda juga dapat mengarahkan cermin agar memantulkan pemandangan indah dari luar jendela, bukan tempat tidur atau area berantakan.
Jika cermin bersifat permanen dan tidak dapat dipindahkan, menutupinya dengan kain pada malam hari atau menggunakan penyekat di depannya bisa menjadi alternatif yang praktis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta
-
Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?
-
9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing
-
Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!
-
PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen
-
ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW
-
Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional