- Memasak nasi dengan rice cooker memang praktis, tetapi takaran air yang kurang atau berlebihan dapat membuat nasi keras, pera, atau terlalu lembek.
- Selain takaran air, cara mencuci beras, proses memasak, dan perlakuan setelah nasi matang turut memengaruhi tekstur nasi.
- Artikel ini membahas tips memasak nasi agar pulen, termasuk takaran air yang tepat berdasarkan panduan Miyako.
Sebelum memasukkan inner pot ke dalam rice cooker, pastikan bagian luarnya sudah benar-benar kering. Langkah sederhana ini membantu proses penghantaran panas berjalan optimal sekaligus membuat penggunaan rice cooker lebih aman.
5. Ratakan Beras Sebelum Dimasak
Setelah beras dan air dimasukkan ke dalam panci, ratakan permukaan beras sebelum menutup rice cooker. Dengan begitu, air dapat lebih merata mengenai beras selama proses pemasakan.
6. Masak dengan Mode yang Sesuai
Tutup rice cooker dengan rapat, kemudian pilih mode "Cook" untuk memulai proses memasak. Jika rice cooker memiliki menu atau pengaturan khusus, ikuti petunjuk penggunaan karena waktu dan metode memasak dapat berbeda pada setiap tipe.
7. Jangan Langsung Membuka Rice Cooker Setelah Berpindah ke 'Warm'
Ketika nasi matang dan rice cooker otomatis berpindah ke mode “Warm”, sebaiknya jangan langsung membuka tutupnya.
Diamkan nasi sekitar 5–10 menit agar uap air dapat menyebar lebih merata dan membantu menghasilkan tekstur nasi yang lebih sempurna.
8. Aduk Nasi Setelah Matang
Baca Juga: 5 Perbedaan Rice Cooker Digital vs Manual, Mana yang Paling Awet dan Tahan Lama?
Setelah didiamkan, aduk nasi secara perlahan menggunakan sendok nasi dari bagian bawah ke atas. Cara ini membantu melepaskan uap panas berlebih, mencegah nasi menggumpal, serta membuat butiran nasi lebih terpisah dan pulen.
9. Jangan Terlalu Lama Menyimpan Nasi di Mode 'Warm'
Meski mode Warm membuat nasi tetap hangat, nasi sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di dalam rice cooker karena kualitas rasa dan teksturnya dapat menurun.
Panduan dari Miyako juga menyebut nasi yang disimpan terlalu lama dapat mengalami perubahan tekstur, warna, rasa, dan aroma.
Jika nasi tidak langsung habis, sebaiknya pindahkan ke wadah tertutup dan simpan di lemari es. Selain membantu menjaga kualitas nasi, cara ini juga lebih baik daripada membiarkannya terlalu lama dalam rice cooker.
Jadi, berapa takaran air yang tepat? Untuk beras putih, bisa mulai dari rasio 1 cup beras : 1–1,2 cup air, lalu sesuaikan berdasarkan jenis beras dan tekstur nasi yang diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal
-
Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti