-
Kepastian tampilnya Ole Romeny di final FIFA ASEAN Cup 2026 masih belum dipastikan.
-
Tim medis Timnas Indonesia terus mengevaluasi kebugaran Ole Romeny sebelum pertandingan dimulai.
-
Ole Romeny mencatatkan tujuh gol dan enam assist dalam 13 laga bersama Garuda.
Suara.com - Kepastian Ole Romeny memperkuat Timnas Indonesia pada partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini masih teka-teki.
Tim kepelatihan dan tim medis Garuda memacu waktu untuk memastikan tingkat kebugaran penyerang andalan tersebut sebelum kickoff dimulai.
Situasi krusial ini mengemuka setelah Ole kedapatan berlatih terpisah dari rekan-rekannya saat sesi latihan pamungkas di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta.
Absennya bomber Fortuna Sittard dari menu latihan reguler menandakan ada masalah kebugaran yang berpotensi merugikan lini serang Indonesia.
John Herdman menolak berspekulasi mengenai peluang turunnya sang pemain sejak menit awal.
Juru taktik asal Inggris itu memilih menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir mengenai ketersediaan Ole kepada tim dokter.
"Ole sedang menjalani pemeriksaan. Kami akan mengevaluasinya lagi besok. Tidak ada jaminan dia tersedia untuk pertandingan," ungkap Herdman soal kondisi Ole pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK.
"Jadi sekali lagi, semuanya akan berada di tangan tim medis kami yang telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk memulihkan para pemain ini. Jadi, kami harus menunggu dan melihat," tambah dia.
Di balik kecemasan publik, Herdman sempat mencairkan suasana jumpa pers dengan melempar gurauan bernada nada pujian atas performa impresif penyerang 26 tahun itu.
Sentuhan magis Ole saat mengirimkan empat assist dalam kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh di laga sebelumnya dianggap layak diganjar "hadiah" istimewa.
"Ketika Anda mencatatkan empat assist dalam satu pertandingan, Anda mendapatkan perlakuan khusus, yaitu berlatih sendiri. Menurut saya, itu merupakan pencapaian yang cukup unik," kata Herdman.
Kehadiran penyerang bernomor punggung mumpuni ini memang menjadi pilar penting skema penyerangan Garuda sepanjang turnamen.
Sejak melakoni debut Maret tahun lalu, Ole menjelma sebagai sosok pembeda dengan mengemas tujuh gol dan enam assist dari 13 penampilan bersama Merah Putih.
Pertandingan final melawan Thailand yang dijadwalkan berlangsung Senin (5/10) pukul 20.00 WIB menjadi laga penentu ambisi Indonesia merengkuh trofi.
Kepastian bermain atau tidaknya Ole bakal menjadi faktor penentu stabilitas ketajaman lini depan Timnas Indonesia.