Lifestyle / Komunitas
Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:39 WIB
Ilustrasi Pindahan Kos (dok. Lalamove)
Baca 10 detik
  • Mahasiswa perantauan memindahkan barang ke tempat tinggal baru menjelang tahun ajaran baru 2026.
  • Layanan pengiriman Lalamove mencatat lonjakan pesanan pindahan di Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.
  • Lonjakan pesanan tertinggi di berbagai kota pendidikan tersebut terjadi pada akhir Juli hingga Agustus 2026.

Suara.com - Memasuki tahun ajaran baru, aktivitas pindahan mulai ramai di sejumlah kota pendidikan di Indonesia. Mahasiswa, khususnya mereka yang baru memulai kuliah di kota perantauan, mulai berpindah ke kos, asrama, maupun tempat tinggal sewa untuk menjalani aktivitas perkuliahan.

Mobilitas tersebut ikut meningkatkan kebutuhan pengiriman barang. Berbagai barang personal, mulai dari pakaian hingga perlengkapan untuk kebutuhan sehari-hari dan perkuliahan, perlu dibawa dari tempat tinggal sebelumnya ke hunian baru.

Bagi mahasiswa yang harus melakukan pindahan dalam waktu relatif singkat, proses tersebut bisa menjadi tantangan tersendiri. Agar pindahan lebih praktis, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan.

1. Pilah Barang Sebelum Pindahan

Sebelum mengangkut seluruh barang, mahasiswa sebaiknya memilah barang yang benar-benar dibutuhkan di tempat tinggal baru.

Barang dapat dikelompokkan berdasarkan kebutuhan, misalnya pakaian, perlengkapan kuliah, barang elektronik, hingga kebutuhan sehari-hari. Cara ini membantu menentukan jumlah barang sekaligus jenis kendaraan yang diperlukan.

2. Sesuaikan Kendaraan dengan Barang

Jumlah dan ukuran barang menjadi pertimbangan penting ketika memilih kendaraan. Untuk barang pindahan dalam jumlah lebih banyak, kendaraan dengan kapasitas angkut yang sesuai dapat membantu mengurangi kebutuhan perjalanan berulang.

Data layanan pengiriman Lalamove menunjukkan pick-up bak dan van menjadi kendaraan yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan pindahan mahasiswa di Malang dan Semarang.

Baca Juga: Belasan Ribu Maba Datang ke Jogja, Ekosistem Kota Kembali Bergeliat

3. Pilih Layanan yang Praktis

Pindahan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan layanan berbasis aplikasi. Dengan begitu, mahasiswa dapat mengatur kebutuhan pengiriman tanpa harus mencari kendaraan secara konvensional.

Salah satu layanan yang melihat peningkatan kebutuhan tersebut adalah Lalamove. Pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026, platform pengiriman ini mencatat rekor jumlah order di sejumlah kota pendidikan.

Di Malang, rekor order terjadi pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan pertumbuhan order selesai sebesar 31,9 persen secara bulanan. Merjosari dan Dinoyo menjadi dua lokasi tujuan pengantaran teratas.

Sementara Yogyakarta mencatat rekor order pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan pertumbuhan order selesai mencapai 32,8 persen secara bulanan. Kawasan Depok dan Mlati menjadi tujuan pengantaran dengan permintaan tertinggi.

Di Semarang, rekor order juga terjadi pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026, dengan permintaan banyak mengarah ke kawasan Tembalang dan Gunungpati.

Load More