Doa saat Gunung Meletus agar Diberi Keselamatan, Lengkap dengan Arab dan Artinya

Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB
Ilustrasi doa saat bencana. [Freepik]
  • Masyarakat yang menghadapi bencana gunung meletus harus mengutamakan keselamatan dengan mengikuti evakuasi dan arahan petugas.
  • Umat Islam dapat mengamalkan doa perlindungan dari hadis riwayat Abu Dawud saat menghadapi bencana.
  • Imam Nawawi menjelaskan anjuran membaca doa ketika tertimpa musibah untuk memohon ganti yang lebih baik.

Dalam konteks gunung meletus, doa tersebut dapat dimaknai sebagai permohonan perlindungan dari berbagai bahaya akibat erupsi, seperti material vulkanik, longsor, panas, maupun kondisi fisik yang melemah.

Doa ini juga mengandung permohonan agar seseorang tetap berada dalam keimanan apabila harus menghadapi kematian.

2. Doa Lain untuk Memohon Perlindungan dari Bahaya

Selain doa di atas, umat Islam juga dapat membaca doa yang diajarkan untuk memohon perlindungan dari segala sesuatu yang membahayakan. Doa ini disebutkan dapat diamalkan setiap pagi dan petang sebanyak tiga kali.

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأرْضِ وَلا في السَّماءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيم

Latin:

Bismillâhil ladzî lâ yadlurru ma‘asmihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ-i wa huwas samî‘ul alîm.

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu di bumi dan di langit tak dapat memberikan mudarat (bahaya). Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Doa tersebut dapat diamalkan sebagai bentuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Dalam situasi bencana, doa dapat menjadi ikhtiar spiritual yang dilakukan bersamaan dengan upaya nyata untuk menyelamatkan diri.

3. Doa ketika Tertimpa Musibah

Bagi seseorang yang sudah terdampak bencana atau mengalami kerugian akibat letusan gunung, terdapat pula doa yang dianjurkan ketika tertimpa musibah. Doa ini bersumber dari ajaran Rasulullah SAW sebagaimana dijelaskan Imam Nawawi dalam Al-Adzkar.

Arab:

إنَّا للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْها

Latin:

Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.

Artinya:

"Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya."

Doa tersebut mengandung pesan untuk menyadari bahwa segala sesuatu pada hakikatnya merupakan milik Allah SWT. Selain memohon pahala atas musibah yang dialami, doa ini juga berisi harapan agar Allah memberikan pengganti yang lebih baik.

Ketika gunung meletus, membaca doa dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin untuk memohon perlindungan dan ketenangan kepada Allah SWT.

Namun, doa sebaiknya tetap disertai ikhtiar nyata, seperti segera menuju tempat aman, menjauhi kawasan rawan, menggunakan perlengkapan yang dianjurkan, dan mengikuti informasi serta instruksi dari pihak berwenang.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com