- Penggunaan jangka panjang krim pencerah ilegal yang mengandung hidrokuinon atau merkuri memicu komplikasi okronosis eksogen.
- Paparan sinar ultraviolet matahari secara berkelanjutan merangsang produksi melanin dan memperparah perubahan warna flek menjadi kebiruan.
- Kerusakan kulit permanen tersebut dapat diatasi melalui penghentian produk pemicu dan perawatan medis oleh dokter spesialis kulit.
Hiperpigmentasi pascainflamasi setelah jerawat, luka, atau iritasi juga berkontribusi. Ketika area tersebut dirawat dengan produk pemutih agresif, risiko okronosis meningkat.
6. Kurangnya Pengawasan dan Diagnosis yang Tepat
Banyak kasus okronosis terjadi karena orang terus memakai produk yang sama meski flek tidak membaik atau justru memburuk. Mereka sering salah mengira ini hanya “rebound” sementara, padahal sudah terjadi penumpukan pigmen di dermis.
Diagnosis biasanya dikonfirmasi melalui biopsi yang menunjukkan serat berbentuk pisang berwarna kuning-cokelat khas.
Flek hitam yang semakin menghitam hingga kebiruan akibat okronosis bukanlah kondisi yang bisa disepelekan. Penghentian penggunaan bahan pemicu adalah langkah pertama, diikuti perawatan di bawah dokter spesialis kulit seperti retinoid, peeling, laser, atau terapi lain yang disesuaikan.
Pencegahan jauh lebih mudah: selalu gunakan tabir surya, pilih produk berizin, dan konsultasikan perawatan flek dengan profesional. Jika flek hitam Anda berubah warna atau tidak merespons perawatan biasa, segera periksakan untuk menghindari kerusakan permanen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman
-
KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883
-
Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak
-
Asing Lepas BBCA hingga ASII, Ini Daftar Saham IHSG Rekomendasi Analis
-
Anak Krakatau Masih Level Siaga, BNPB Periksa Jalur Evakuasi hingga Sirene Tsunami Banten
-
Minyak Brent Tembus 101,84 Dolar AS per Barel akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah
-
Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
-
Prabowo Puji Demokrat Saat Jadi Oposisi: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar