Bukan Sekadar Hobi, Tanaman Hias Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup Berbasis Alam

Kamis, 17 September 2026 | 22:11 WIB
FLOII Expo 2026. (Dok. ist)
BACA 10 DETIK
  • FLOII Expo 2026 diselenggarakan pada 17 hingga 20 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan tema United by Nature.
  • Pameran florikultura tersebut diikuti oleh lebih dari 120 exhibitor domestik serta mancanegara untuk memperluas pengalaman kreatif pengunjung melalui berbagai program.
  • Kepala Badan Karantina Indonesia menyatakan tanaman dapat menghubungkan berbagai pihak agar industri florikultura nasional berkembang bernilai tambah.

Suara.com - Tanaman hias kini tak lagi sekadar menjadi koleksi bagi para pencinta tanaman. Di tengah semakin banyaknya orang yang ingin menghadirkan suasana alami ke dalam keseharian, tanaman juga menjadi bagian dari dekorasi ruang, hobi, hingga gaya hidup.

Bagi sebagian orang, merawat tanaman menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang. Ada pula yang menikmati proses mengoleksi jenis tanaman tertentu, berburu tanaman unik, atau menjadikan sudut rumah lebih hidup dengan kehadiran tanaman hijau.

Perkembangan tersebut turut membuat dunia florikultura berkembang menjadi ekosistem yang mempertemukan berbagai kalangan, mulai dari kolektor, komunitas, breeder, nursery, desainer lanskap, hingga masyarakat umum.

Gambaran itu bisa ditemui dalam Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 yang digelar pada 17–20 September 2026 di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, FLOII Expo 2026 mengusung tema “United by Nature”. Lebih dari 120 exhibitor ikut ambil bagian, termasuk pelaku industri dari Thailand, Taiwan, China, hingga Ekuador.

Tanaman Hias Bertemu Seni dan Kreativitas

Menariknya, pengalaman menikmati tanaman di pameran ini tidak hanya sebatas melihat atau membeli tanaman.

Berbagai program disiapkan untuk memperluas pengalaman pengunjung dalam menikmati dunia florikultura. Mulai dari Plant Exhibition, Landscape Showcase, Botanical Art Competition, Plant Contest, Plant Auction, talkshow, workshop, hingga Aquascape & Terrarium Competition.

Pada hari pertama, misalnya, pengunjung dapat menikmati Art Plant Music by Onion Jams yang memadukan tanaman dan musik.

Konsep tersebut menunjukkan bagaimana tanaman dapat ditempatkan dalam berbagai bentuk pengalaman kreatif. Tanaman bukan hanya objek yang dirawat atau dikoleksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari seni dan gaya hidup.

Bagi mereka yang ingin belajar, tersedia pula sejumlah workshop. Salah satunya Workshop Vaskuarium Hidrogel bersama Rudi, edukator Kebun Raya MNR, serta Workshop Melukis Pot bersama Kinan & Ummi Karplanter.

Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk tidak hanya melihat tanaman, tetapi juga mencoba aktivitas kreatif yang berkaitan dengan dunia tanaman.

Tak Hanya Soal Tren, Ada Industri di Baliknya

Di balik tren mengoleksi dan merawat tanaman hias, terdapat industri florikultura yang melibatkan banyak pihak.

Breeder mengembangkan tanaman, nursery membudidayakannya, sementara kolektor dan komunitas ikut membangun pasar serta memperkenalkan berbagai jenis tanaman kepada masyarakat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com