- Kondisi udara kabin pesawat yang sangat kering menurunkan kemampuan indra penciuman dan pengecap manusia.
- Kebisingan mesin pesawat secara konstan menekan rasa manis dan asin tetapi memperkuat rasa umami.
- Maskapai harus memanaskan ulang makanan beku di pesawat karena larangan memasak dengan api terbuka.
Demi alasan keamanan penerbangan, maskapai tidak diizinkan memasak makanan menggunakan api terbuka di dalam pesawat.
Semua hidangan harus dimasak terlebih dahulu di dapur darat (catering catering depot), dibekukan, dikemas, lalu dipanaskan kembali (reheating) menggunakan oven konveksi khusus di atas pesawat.
Proses pemanasan ulang ini sering kali membuat daging menjadi kering dan sayuran kehilangan tekstur renyahnya.
Jadi, kenapa makanan di pesawat tidak enak? Jawabannya merupakan kombinasi antara kondisi kabin yang kering, tekanan udara, suara mesin, perubahan kemampuan penciuman dan pengecap, serta proses pengolahan makanan sebelum disajikan.
Dengan demikian, pengalaman makanan yang terasa hambar di pesawat tidak selalu berarti makanannya memiliki kualitas buruk, tetapi juga dipengaruhi lingkungan tempat makanan tersebut disantap.